32.2 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Menhub: Pendidikan Vokasi Jadi Alternatif Butuh Link and Match di Dunia Industri

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Imbauan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar anak-anak muda terutama di jenjang sekolah menengah atas agar tidak hanya memutuskan kuliah tanpa mengetahui tujuan selanjutnya.

Budi mengatakan pendidikan vokasi atau terapan bisa menjadi salah satu alternatif untuk jenjang pendidikan lebih tinggi mengingat besarnya kebutuhan link and match di dunia industri saat ini.

“Jangan yang penting kuliah, setelah kuliah tidak tahu mesti apa, tapi kalau adik-adik kita mendapat suatu sekolah terapan yang memang relevan untuk dunia pendidikan, saya yakin anak-anak kita menjadi manusia-manusia unggul,” kata Budi.

Dalam webinar bertajuk “Sukses Masa Depan Melalui Sarjana Terapan” yang digelar oleh Yayasan Rumah Edukasi Tempo bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (30/1).

Budi mengatakan Presiden Joko Widodo selalu menyebut bahwa pendidikan vokasi bisa menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan bangsa.

Indonesia saat ini tercatat memiliki jumlah penduduk usia produktif mencapai 24% yaitu sekitar 63,4 juta. Menurutnya, tingginya angka usia produktif harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar bisa terserap dengan baik oleh lapangan pekerjaan.

“Sekarang ini SDM yang unggul relatif sedikit,” kata Menhub.

Budi menjelaskan orang yang terampil saja tidak cukup, melainkan perlu adanya tenaga kerja dengan nilai tambah. Menhub menyebut SDM Indonesia saat ini berada di peringkat ke-85 dari 130 negara berdasarkan data World Economic Forum (WEF). Jauh dibawah posisi Malaysia (33), juga di bawah Thailand (40), dan Vietnam (64).

Budi mengakui pemerintah juga perlu merumuskan format jenjang pendidikan vokasi dengan kurikulum sesuai kebutuhan pasar. Salah satunya menyasar industri 4.0 yang berkembang pesat saat ini.

Semuanya memakai kecerdasan intelijen (artifical intelligence/AI), seperti augmented reality, virtual reality, e-commerce, tourism promotion, internet of things, smart school, game development, entrepreneurship, dan 3D printing.

“Tidak boleh tenaga kerja yang kita hasilkan tidak siap melaksanakan kegiatan di lapangan. Mereka hanya tahu hal-hal yang sifatnya teori,” ujar Budi.

Ia menyebutkan Kementerian Perhubungan memiliki lebih dari 20 sekolah vokasi antara lain pendidikan untuk pelaut, pilot, dan masinis. Kemhub juga selalu bekerja sama dengan institusi pendidikan dan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas lulusannya.

Seandainya kerja sama dengan Monash University di Melbourne, Australia, atau kerja sama dengan PT MRT Jakarta-Palembang, PT LRT Jakarta, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perum Damri, dan PT Railink Jakarta.

“Untuk kegiatan kelautan, kita sekarang menghasilkan banyak tenaga kerja yang bisa bekerja di luar negeri, tercatat lebih dari Rp40 triliun setahun devisa dari tenaga kerja sektor kelautan,” ujar Budi. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Hasil Rapid Test Antigen, Nihil Positif Covid-19 Kerumunan Jokowi di NTT

Kabarmetro.id, JAKARTA - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura mengungkapkan tak ada warga yang terpapar Covid-19 dalam kerumunan...
- Advertisement -

Tambal Sulam Atasi Kerusakan di JLU Mayangan, Inikah Solusinya?

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Tambal sulam ruas jalan yang rusak di Kota Probolinggo kembali rusak. Buktinya di JLU Mayangan yang baru saja dilakukan penambalan, kini...

PT Surya Mandiri Jaya Bersama Persit KCK Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

Kabarmetro.id, TANGERANG - Bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIV Kodim 0510/Trs NY. Herawati Bangun I E Siregar PT Surya Mandiri Jaya yang terletak di...

Buntut Cedera Paha, Ibrahimovic Bakal Absen Hadapi MU

Kabarmetro.id - Zlatan Ibrahimovic terancam absen membela AC Milan yang akan menghadapi Manchester United (MU) di Liga Europa karena mengalami cedera paha. Pemain pencetak gol...

Related news

Hasil Rapid Test Antigen, Nihil Positif Covid-19 Kerumunan Jokowi di NTT

Kabarmetro.id, JAKARTA - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura mengungkapkan tak ada warga yang terpapar Covid-19 dalam kerumunan...

Presiden Joko Widodo Batalkan Investasi Miras

Kabarmetro.id, JAKARTA - Setelah mendengar masukan, saran dan kritik dari para tokoh bangsa, para ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nadhlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan...

Genap Setahun Pandemi, Presiden Sebut Akan Bangun Imunitas Masyarakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini Indonesia sedang berusaha membangun herd immunity (imunitas masyarakat) setelah genap setahun dilanda pandemi Covid-19....

Tiba 10 Juta Vaksin Sinovac di Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Indonesia kembali mendatangkan sebanyak 10 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku (bulk). Ini merupakan pengiriman tahap kelima dan tiba...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan