30.2 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Kemendagri: APBN dan APBD Instrumen Utama Penanganan Covid-19

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah daerah untuk menyosialisasikan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 903/145/SJ, tentang Percepatan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 dan Kemudahan Investasi di Daerah, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Rapat dilaksanakan secara virtual di Ruang Rapat Sekjen Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (20/1).

Dalam rapat tersebut, Hudori mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBD menjadi instrumen utama dalam upaya penanganan Covid-19, yaitu di bidang kesehatan, penyediaan jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi nasional.

“Sebagaimana kita ketahui, pandemi Covid-19 ini melanda seluruh dunia dan dampaknya bukan hanya pada bidang ekonomi, namun pada seluruh aspek kehidupan. Atas dasar itu, APBN dan APBD ini menjadi salah satu instrumen utama dalam upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” terangnya.

Hudori menjelaskan, overview ekonomi Indonesia menurut Kementerian Keuangan sejak 2020, bahwa pada kuartal 3 Tahun 2020 ekonomi Indonesia membaik. Artinya masih ada harapan untuk meningkatkan perekonomian di Tahun 2021, dengan proyeksi pada kisaran 4.5% – 5.5%. Untuk mencapai proyeksi tersebut, tentunya perlu adanya dorongan dari kebijakan pemerintah yang baik, melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penyediaan vaksin kepada masyarakat.

Kemudian, berkaitan dengan dukungan APBN, APBD dan investasi yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri, Hudori berharap dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Ia juga mengatakan bahkan Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan untuk mulai merancang upaya pemulihan ekonomi kuartal I 2021 sejak dini.

Hudori juga mengajak pemda untuk melakukan percepatan pelaksanaan APBD, di antaranya dengan melakukan proses pelelangan kegiatan-kegiatan yang sudah dianggarkan dalam APBD pada awal tahun anggaran. Hal itu sebagai upaya menghindari terjadinya penumpukan di akhir tahun anggaran.

“Jadi sekali lagi, pelaksana kegiatan ini memperhatikan realisasi penerimaan di daerah dan difokuskan pada kegiatan yang berorientasi produktif, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah, antara lain: pembentukan tenaga tracing di daerah masing-masing yang selanjutnya diberikan kompensasi melalui APBD,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hudori juga meminta pemda untuk segera melakukan percepatan dan kemudahan investasi daerah, untuk mendorong peningkatan investasi di daerah, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Investasi ini perlu disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Kemudian, Hudori mengatakan bahwa sumber pendanaan dalam pelaksanaan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada APBN dan APBD tetapi juga bagaimana cara pemda memperkuat iklim investasi daerah. Dengan demikian, daerah dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru. Selain itu, Hudori juga berharap pemerintah daerah dapat mendorong peran serta semua pihak.

“Pemda juga harus mendorong peran serta masyarakat, ini yang penting yang harus digarisbawahi dan sektor swasta terutama dalam pembangunan daerah antara lain melalui pemberian insentif dan atau kemudahan investasi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” demikian Hudori. (Red/KM)

- Advertisement -

Latest news

Tambal Sulam Atasi Kerusakan di JLU Mayangan, Inikah Solusinya?

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Tambal sulam ruas jalan yang rusak di Kota Probolinggo kembali rusak. Buktinya di JLU Mayangan yang baru saja dilakukan penambalan, kini...
- Advertisement -

PT Surya Mandiri Jaya Bersama Persit KCK Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

Kabarmetro.id, TANGERANG - Bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIV Kodim 0510/Trs NY. Herawati Bangun I E Siregar PT Surya Mandiri Jaya yang terletak di...

Buntut Cedera Paha, Ibrahimovic Bakal Absen Hadapi MU

Kabarmetro.id - Zlatan Ibrahimovic terancam absen membela AC Milan yang akan menghadapi Manchester United (MU) di Liga Europa karena mengalami cedera paha. Pemain pencetak gol...

Presiden Joko Widodo Batalkan Investasi Miras

Kabarmetro.id, JAKARTA - Setelah mendengar masukan, saran dan kritik dari para tokoh bangsa, para ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nadhlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan...

Related news

Presiden Joko Widodo Batalkan Investasi Miras

Kabarmetro.id, JAKARTA - Setelah mendengar masukan, saran dan kritik dari para tokoh bangsa, para ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nadhlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan...

Genap Setahun Pandemi, Presiden Sebut Akan Bangun Imunitas Masyarakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini Indonesia sedang berusaha membangun herd immunity (imunitas masyarakat) setelah genap setahun dilanda pandemi Covid-19....

Tiba 10 Juta Vaksin Sinovac di Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Indonesia kembali mendatangkan sebanyak 10 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku (bulk). Ini merupakan pengiriman tahap kelima dan tiba...

OJK Bekukan Pinjol Ilegal, Ketua DPD RI: Cek Legalitasnya

Kabarmetro.id, JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan seluruh masyarakat untuk tidak menggunakan jasa pinjaman online ilegal. Apalagi yang telah dinyatakan...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan