25.6 C
Jakarta
Minggu, Maret 7, 2021

Tak Dijumpai di Daerah Lain, Sate Ayam Kuah Pekalongan Selalu Bikin Kangen

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, Pekalongan – Jika berbicara sate ayam, banyak daerah yang memiliki kuliner satu ini. Dari segi tampilan penyajian, bahkan hingga bumbu yang digunakan bisa dibilang hampir seragam. Namun, sate ayam yang dijulan di Pekalongan, memiliki cita rasa dan tampilan khas. Berbeda dengan sate ayam yang ada di daerah-daerah lain.

Ya, Kota Batik tersebut memiliki kuliner sate ayam khas yang kekhasannya terletak pada kuahnya. Jika sate lain pada umumnya disajikan kering dengan lontong dan saus kacang, sate yang satu ini justru diguyur kuah ayam bercita rasa mirip gulai, ditambah dengan sambal kecap. Karenanya, sate khas Pekalongan ini dinamai sate ayam kuah.

Kekhasan lain dari sate ayam kuah terletak pada waktu dijajakannya. Jika umumnya sate ayam dijual pada sore, petang hingga malam hari. Namun, sate ayam kuah yang dijual menggunakan gerobak ini, hanya bisa dijumpai pada pagi hari dan pas buat menu sarapan. Tepatnya mulai pukul 05.00WIB. Durasinyapun tidak panjang, karena pada pukul 08.00WIB, biasanya sate sudah ludes.

Illa, warga Batang menuturkan, dia seringkali ke Pekalongan ketika ingin menyantap kuliner kegemarannya itu. Dulu, ibu tiga putra itu sering membeli sate kuah yang mangkal di depan Hotel Hayam Wuruk. Namun sate ayam kuah di depan Hotel Hayam Wuruk itu sudah tidak ada, sejak pemiliknya tutup usia.

“Dulu banget aku sukanya yang di depan Hotel Hayam Wuruk. Tapi orangnya sudah meninggal terus nggak ada yang nerusin. Sekarang belinya di dekat Kelenteng Po An Thian,” tuturnya.

Karena berada di kawasan Pecinan, sebagian orang juga menyebut sate berkuah itu sebagai sate hongkong. Seporsi sate ayam kuah berisi 10 tusuk dihargai Rp25.000. Soal rasa, menurut Illa, tidak pernah mengecewakan. Sate ayamnya empuk beradu dengan kuah bercita rasa gurih dan segar.

“Rasanya enak banget, tapi susah digambarkan mirip masakan apa. Enak banget dan ngangenin. Ndak ada di tempat lain. Kalau lapar, makannya pakai lontong,” katanya.

Nah, untuk para pelancong yang melintas di Kota Pekalongan di pagi hari, sayang kalau melewatkan untuk mencicip kuliner sate ayam kuah ini. Namanya mungkin tak semasyhur Sego (Nasi Megono), namun jika sudah mencoba kuliner satu ini, dijamin memanjakan lidah.(Red)

- Advertisement -

Latest news

Dua Belas Tokoh Probolinggo Publik Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis 2

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebanyak 12 orang tokoh publik di Kabupaten Probolinggo mengikuti suntik vaksin Covid-19 untuk dosis 2 di Puskesmas Kraksaan Kecamatan Kraksaan, Jumat...
- Advertisement -

Kejaksaan Wajib Menjaga Iklim Usaha yang Kondusif

Kabarmetro.id, JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa peran Kejaksaan Agung (Kejagung) dan jajarannya, tidak lagi sebatas penegakan hukum, tetapi juga memastikan iklim...

Mendag Perkuat UMKM Dalam Gerakan Cinta Produk Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyambut baik gerakan cinta produk Indonesia yang di gaungkan Presiden Jokowi, Sabtu (6/3). Mendag menyampaikan, dalam upaya mendukung...

Muspika Bekasi Timur Monitoring Pemberian Vaksin Covid-19

Kabarmetro.id, KOTA BEKASI – Dalam rangka mensuskseskan program Vaksinasi Nasional Danramil-03/Teluk pucung Bersama Kapolsek Bekasi Timur Monitoring Pemberian Vaksin Covid-19 tahap pertama kepada warga...

Related news

Pendap, Pepes Unik Bumi Rafflesia

Kabarmetro.id, BENGKULU - Provinsi Bengkulu memiliki sajian kuliner olahan berbahan dasar ikan. Namanya pendap, yaitu sejenis pepes atau pais ikan yang kaya bumbu rempah...

Gurih Pedas Satai Bulayak Khas Sasak

Kabarmetro.id, NTB - Indonesia adalah surga kuliner. Beragam jenis kuliner ada di negeri berpenduduk 267 juta jiwa ini. Satai salah satunya. Ada begitu banyak...

Banyak Diminati Tape Ketan Makanan Tradisional

Banyak Diminati Tape Ketan Makanan Tradisional Kabarmetro.id, INDRAMAYU – Tape ketan merupakan makanan sajian tradisonal yang nikmat untuk disantap, dari dulu hingga sekarang tape ketan...

Nasi Oyek Teman Perjuangan Panglima Besar

Kabarmetro.id - Makanan yang satu ini namanya oyek. Sebuah produk kuliner tradisional asal tanah Jawa yang berbahan dasar singkong. Oyek biasanya disajikan di atas...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan