Polemik Proyek yang Belum Tuntas Tahun 2020 di Majalengka

Kabarmetro.id, MAJALENGKA – Polemik penyelesaian pekerjaan pembangunan di majalengka lintas tahun yang terkendala karena Pandemi Covid yang ahirnya Pekerjaan Proyek Bidang Bangunan Dinas PUTR 2020 Diperpanjang 50 Hari Kalender.

Pembangunan tidak selesai sesuai jadwal mengakibatkan terganggunya sarana prasarana dari mulai trotoar dan jalan jalan utama juga pelayanan masyarakat agak terhambat belum bisa dinikmati oleh masyarakat majalengka yang ingin melihat hasil pembangunan.

Diperkirakan ada 6 titik pekerjaaan dimasa pandemi Covid-19 di tahun anggaran 2020, pekerjaan proyek di Bidang Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka memasuki tahun baru 2021 yang mendapatkan waktu tambahan adendum 50 hari kalender atau perpanjangan waktu pekerjaan. Demikian dikatakan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Majalengka Agus Tamim melalui Kabid Bangunan Mamat Rahmat, ” Senin (11/1).

BACA JUGA:  Macet Total Tol Sedyatmo, Penumpang ke Bandara Soetta Diangkut Via Contraflow

Menurut Kabid Bangunan Mamat Rahmat apa yang sudah direncanakan di tahun anggaran 2020 di bidang bangunan Dinas PUTR majalengka terkait pekerjaan proyek sudah dilaksanakan dan ada 6 titik pekerjaan proyek yang mendapat perpanjangan waktu pelaksanaan atau terkena adendum 50 hari kalender dan terkena denda 1/1000 ucapnya

Kabid Bangunan Mamat Rahmat menuturkan bahwa pembangunan pekerjaan proyek di bidang bangunan yang sudah selesai tepat waktu di tahun anggaran 2020 adalah pembangunan Gedung Kantor Bapenda dengan anggaran Rp. 4 miliar, pembangunan Gedung Kantor KPU dengan anggaran Rp. 4,3 miliar, pembangunan Gedung Kantor PKK senilai Rp. 2 miliar, pembangunan Gedung kantor BPBD dengan anggaran Rp. 3 miliar.

BACA JUGA:  Peduli Warga Jakarta Barat Gelar Deklarasi Damai Tolak Anarkisme

Kemudian pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Kadipaten Rp. 2,5 miliar, pembangunan area parkir di bunderan Munjul serta pembangunan taman lalu lintas senilai Rp. 1,5 miliar. Ditambah pembangunan alun alun Talaga Rp. 2 miliar dan pembanguan area GGM Majalengka seniali Rp. 4,8 miliar sudah selesai dikerjakan di tahun anggaran 2020 lalu tegasnya.

Sementara itu, 6 titik pekerjaan proyek yang masih dikerjalan di awal tahun 2021 ini adalah pembangunan Gedung DPRD Majalengka dengan anggaran Rp7 miliar, pembangunan Gedung Kecamatan Cigasong dengan anggaran 3,6 miliar, pembangunan alun alun Majalengka tahap dua dengan nilai Rp. 7 miliar serta pembangunan Taman Eks Mapolres yang dilengkapi dengan masjid megah.

BACA JUGA:  Apresiasi Plt Walikota Bengkulu Pada Terobosan Bapenda

Selain itu dibangun pula Musholla Raharja di area Taman Raharja Bunderan Munjul dan tempat parkir di belakang Gedung DPRD Majalengka yang masih dikerjakan di tahun anggaran 2021 ini.

Dengan pekerjaan tersebut proyek bidang bangunan yang selesai dikerjakan di anggaran 2020 sudah dilalukan pembayaran sedangkan pekerjaan proyek yang masih dikerjakan atau terkena adendum sudah dibayar sesuai progres pekerjaan dan sisanya akan dibayarkan pada anggaran perubahan tahun 2021.

Dan salah satu kontraktor yang pembangunannya di perpanjang pada tahun ini membenarkan kepada jurnalis media min.co.id bahwa pekerjaannya diperpanjang dan terkena denda 1/1000 ucapnya (Topik)

 1,021 total views,  554 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *