Ini Tips Agar Harga Jual Mobil Anda Tinggi

Kabarmetro.id – Bagi Anda pemilik mobil, sebaiknya Anda perlu memahami bagaimana cara agar nilai jual mobil tersebut tetap tinggi atau stabil.

Kenapa demikian? Karena, jika suatu waktu Anda akan menjualnya, tentu harganya masih bisa dipatok dengan nominal yang tinggi sesuai harga pasaran.

Dengan begitu, menjaga mobil supaya tetap bernilai jual yang tinggi adalah satu langkah pasti yang tidak bisa disepelekan begitu saja.

Mengingat, harga jual mobil biasanya akan mengalami penyusutan dari tahun ke tahun. Hal seperti ini pun juga sangat dipengaruhi oleh bagaimana kondisi Mobil itu, apakah masih layak pakai atau justru sudah mengalami banyak kerusakan.

Semua itu tentu akan berpengaruh pada penentuan kisaran nilai jualnya kembali ketika Anda hendak menjualnya, baik ke dealer maupun konsumen langsung.

Jadi, sangat perlu sekali bagi Anda para pemilik kendaraan pribadi roda empat ini untuk mengenal apa saja langkah terbaik dalam menjaga kondisi mobil supaya nilainya tetap tinggi ketika dijual kembali.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa trik dari Mas Sena mengenai tips agar harga jual mobil tinggi sesuai harga pasaran yang berlaku di segmen mobil bekas. Berikut penjelasan lengkapnya.

Tips agar Harga Jual Mobil Tinggi

Ada kalanya, suatu waktu Anda yang memiliki mobil ingin menjualnya karena beberapa alasan tertentu. Nah, seiring penyusutan harga jual yang mengalami penurunan karena pemakaian, hendaknya Anda perlu melakukan trik untuk menjaga supaya harga jual mobil yang Anda miliki tetap stabil dan tidak turun bebas.

Jaga Eksterior dari Berbagai Goresan

Satu hal yang membuat harga jual mobil mengalami sedikit penurunan biasanya dikarenakan kondisi eksterior bodinya.

Dimana, bodi pada mobil memiliki banyak goresan, entah itu dari benda tajam maupun benda lain. Yang jelas, jika terlalu banyak maka akan berdampak pada nilai pasarannya.

BACA JUGA:  Ini Yang Menyebabkan Aki Mobil Sering Tekor

Selain itu, cat mobil yang kusam dan terlihat ada banyak bercak putih juga akan berpengaruh pada nilai jual. Meskipun lebih cenderung kepada minat konsumen yang menurun karena kondisi bodinya yang kurang terawat.

Oleh karena itu, selalu jaga bodi mobil Anda dari goresan. Minimal dengan rutin selalu setiap 6 bulan sekali ke salon mobil untuk menghilangkan baret pada bodi mobil.

Tak hanya itu, selalu rutin mencuci mobil dengan sabun khusus pencuci mobil juga menjadi hal penting agar mampu menjaga tampilan cat mobil supaya tidak mudah kusam dan berjamur.

Rawat Interior Senyaman Mungkin

Selain sektor ekstterior, Anda juga harus mampu menjaga ruang kabin agar selalu nyaman ditempati.

Mengingat, kabin mobil secara langsung akan bersinggungan dengan penumpangnya. Jadi, sebisa mungkin jaga kondisi interiornya agar selalu dalam kondisi yang bersih dan tentunya terawat.

Salah satu sektor yang perlu Anda jaga adalah jok mobil. Dimana, jok mobil perlu untuk Anda bersihkan secara rutin agar terhindar dari debu maupun kotoran yang menempel.

Lakukan pembersihan dengan kemoceng lembut untuk membersihkan bagian jok secara rutin setiap hari.

Selain itu, tiap 6 bulan sekali, Anda juga perlu membersihkan secara keseluruhan sektor jok ini ke salon khusus mobil untuk menghilangkan noda membandel yang mungkin saja menempel dan mengendap di kisi-kisi lekukan jok.

Tak hanya itu, sektor dashboard juga perlu Anda perhatikan, terutama kebersihan dan kondisi dari tiap sisinya.

Lakukan pembersihan rutin dengan menggunakan kemoceng untuk membersihkan kotoran debu. Sedangkan, untuk perawatan lain, jangan lupa selalu cek kondisi lubang AC, ruang pedal, fitur audio, dan beberapa bagian sistem kelistrikan yang ada di bagian dashboard.

BACA JUGA:  Perawatan Mobil saat Musim Hujan

Kondisi dashboard yang bersih dan terawat akan memberikan kesan bahwa mobil memang benar-benar mendapat perawatan dari si pemilik. Sehingga, hal ini secara otomatis akan membuat nolai harga jual mobil menjadi lebih tinggi.

Hindari Menambah Aksesoris yang Kurang Bermanfaat

Jika Anda ingin harga jual mobil Anda dalam posisi yang stabil meski mengalami penyusutan, disarankan untuk tidak menambah aksesoris apapun yang kurang bermanfaat. Seperti akesors yang berkenaan dengan sistem kelistrikan mobil.

Bukan tanpa alasan, penggunaan aksesoris tambahan, khususnya di sektor rangkaian sistem kelistrikan, justru membuat kondisi mobil lebih rentan memicu terjadinya konsleting.

Selain itu, jika nantinya dijual kembali, kemungkinan besar nilainya akan turun di bawah harga pasaran.

Hal itu tentu disebabkan karena pasti akan ada dampak yang ditinggalkan sebagai akibat dari penggunaan aksesoris tersebut. Seperti pada bagian aki mobil yang menjadi pusat sekaligus sumber daya dari pasokan listrik.

Selalu Cek Kondisi Aki

Pastikan juga kondisi aki dan sistem kelistrikan di dalam mobil dalam keadaan yang selalu prima untuk menunjang performa yang lebih mumpuni.

Oleh sebab itu, sangat disarankan sekali bagi Anda untuk selalu mengecek bagaimana kondisi aki mobil. Termasuk juga beberapa kabel yang masih terkait dalam satu rangkaian sistem kelistrikan di mobil itu sendiri.

Pengecekan seperti ini wajib Anda lakukan paling tidak setiap 3 bulan sekali di bengkel khusus aki mobil.

Tentu saja, jika kondisi aki mobil selalu terkontrol maka kerusakan yang berhubungan dengan kelistrikan pun bisa segera ditangani secara lebih dini. Sehingga, bisa meminimalisir terjadinya kerusakan pada sistem kelistrikan yang tentunya berpengaruh pada nilai jual harga mobil itu sendiri.

Mengenai soal ini, hendaknya juga Anda selalu menggunakan aki berkualitas sesuai standar pabrikan. Karena, tentunya pilihan aki rekomendasi dari pabrik sudah disesuaikan dengan kebutuhan pada rangkaian kelistirkan pada mobil.

BACA JUGA:  Kendaraan Listrik Akan Banjiri Indonesia

Pastikan Kaki-Kaki dalam Keadaan Kokoh dan Presisi

Dalam soal lain, untuk menjaga agar nilai jual dari harga mobil Anda selalu tinggi atau setidaknya stabil, Anda harus memastikan komponen kaki-kaki mobil dalam keadaan yang masih normal.

Artinya, kondisi kaki-kaki masih presisi dan kokoh. Karena, jika kaki-kaki mobil bermasalah atau ada kendala seperti retak dan bengkok maka sudah pasti akan menurunkan harga jualnya.

Wajar mengingat perbaikan kaki-kaki mobil membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Jadi, asumsi konsumen jika harus membeli mobil Anda ketika dijual, tentu akan menawar harga yang Anda patok dengan perkiraan biaya perkiraan kaki-kaki.

Oleh sebab alasan itu, Anda harus selalu menjaga sektor kaki-kaki mobil agar dalam kondisi yang presisi dan kokoh terjaga. Untuk pengecekan, bisa dilakukan bulan atau saat ada sedikit kendala yang kemungkinan berasal dari sektor kaki-kaki ini.

Mengenai beberapa tips di atas, jelas bahwa kondisi mobil yang terawat memiliki potensi nilai jual tinggi yang jauh lebih besar ketimbang mobil yang kurang perawatannya.

Tak cukup sampai di situ saja, kondisi mobil yang jarang diservice atau diganti olinya maka sudah jelas akan berdampak pada penurunan harga jual ketika Anda menjualnya.

Dengan begitu, di sinilah letak perlunya Anda merawat beberapa sektor pada mobil secara lebih intens pada beberapa bagian khusus untuk menjaga harga jualnya.

Semoga artikel mengenai tips agar harga jual mobil tinggi ini menjadi langkah efektif yang bermanfaat untuk teman-teman semua dalam menjaga maupun merawat mobil.

Sumber : semisena

 2,458 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *