Baznas Latih Saudagar Zmart Vara Pencatatan Keuangan Untuk Tingkatkan Omzet

Kabarmetro.id – BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) melatih mustahik saudagar Zmart cara mencatat keuangan sederhana agar dapat meningkatkan omzet usaha. Pencatatan keuangan menjadi hal mutlak untuk dilakukan bagi seluruh pelaku usaha.

Sebagai pengatur pengeluaran dan pemasukan, pelaku UMKM dituntut untuk bisa menerapkannya agar dapat mengendalikan keuangan usaha dan indikator untung rugi.

BACA JUGA:  Lampung Kembangkan Agro Park Tanaman Langka Hadiah Kehormatan PT. Petrokimia Gresik

Salah satu saudagar Zmart binaan BAZNAS, Kiki Syaeful Bahri, warga Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kali ini mendapat bimbingan pencatatatn setiap pemasukan dan pengeluarannya baik untuk ritel, non ritel dan PPOB.

BACA JUGA:  Puskas Baznas Terbitkan Pedoman Akutansi dan Keuangan Versi Bahasa Inggris

Pria yang akrab disapa Syaeful, itu telah mendapatkan bantuan modal usaha dan renovasi warung sejak Desember 2020 lalu. Ia mengungkapkan bahwa tidak mudah baginya untuk menerapkan pencatatan keuangan hariannya, namun setelah mendapat beberapa masukan dan pendampingan dari BAZNAS, kini dia sudah mulai terbiasa menerapkan pencatatan keuangan tersebut.

BACA JUGA:  Aipda Purwadi Menjaga Ketahanan Pangan

Ke depannya Syaiful berharap tidak hanya perkembangan modal dan display warung saja yang mengalami kemajuan, tapi dari sisi manajemen warung pun bisa semakin maju, sehingga dengan program Zmart ini mampu menjawab tantangan semakin maraknya retail modern. (Red)

 23 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *