Baznas Latih Mustahik Cara Membuat Kerupuk dari Hasil Perikanan

Kabarmetro.id – BAZNAS melalui lembaga program Zakat Community Development (ZCD) melatih kelompok mustahik binaan di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk membuat kerupuk kerang, kerupuk ikan, kerupuk daun deruju, dan kerupuk daun brayo.

Dua kelompok binaan, yakni Kelompok Olahan Sinar Mina Bahari dan Kelompok Mina Barki Bahari yang dibentuk di desa tersebut melaksanakan pelatihan didampingi Sahabat ZCD. Sebanyak lima orang mustahik yang bergabung sangat antusias dan bersemangat dalam menyerap ilmu praktik dari dua narasumber yang didatangkan langsung dari Kelompok Puspita Bahari Desa Purworejo, yang ahli dalam mengolah produk perikanan.

BACA JUGA:  Pemprov Bengkulu Buka Jalan Aliansi Perempuan Peduli Indonesia Dalam Program Ketahanan Keluarga

“Mustahik harus bisa memanfaatkan hasil perikanan yang berlimpah agar tidak terbuang sia-sia, misalnya melalui pengembangan produk hasil perikanan yang bisa diterima oleh masyarakat dan sesuai dengan selera pasar. Hal tersebut bisa kita manfaatkan juga dalam rangka memenuhi kebutuhan gizi masyarakat melalui makanan yang aman dan sehat tentunya bersumber dari asupan gizi, vitamin, protein dari produk hasil perikanan,” kata Sahabat ZCD, Abdul Hadi.

BACA JUGA:  Rudi Rubiandini: Malaysia Konsekwen Kepada Rakyatnya Turunkan Harga BBM Hingga Rp 4.500,-

Berlimpahnya hasil perikanan di Demak yang belum seluruhnya dimanfaatkan secara optimal, membuat sisa hasil tangkapan yang tidak termanfaatkan dibuang kembali ke laut atau ditimbun dengan tanah, yang membuat menghilangnya nilai jual. Hal tersebut membuat para kelompok mustahik menginisiasi untuk meningkatkan nilai dan mengoptimalkan pemanfaatan hasil perikanan dengan mengolahnya menjadi produk yang bernilai tambah, seperti produk makanan.(Red)

 16 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *