28.7 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Musnahkan Ratusan Lembar Uang Palsu Kejari Gunung Mas

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, KUALA KURUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng) memusnahkan ratusan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang merupakan bagian dari barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap dari 25 perkara yang ditangani selama enam bulan terakhir.

“Uang palsu yang dimusnahkan berasal dari satu perkara, yakni warga Kecamatan Manuhing, menjadi korban penipuan saat menjual sarang burung walet. Saat itu warga tersebut menjual sarang walet dan dibeli oleh komplotan pelaku dengan menggunakan uang palsu,” kata Kepala Kejari Gunung Mas Anthony saat pemusnahan barang bukti di Kuala Kurun, Kamis (17/12).

Sebanyak 476 lembar dengan nominal Rp100 ribu, uang palsu yang dimusnahkan dengan cara dibakar. Uang palsu ini berasal dari komplotan yang melakukan penipuan terhadap warga Gunung Mas dan disita oleh polisi di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Ia juga mengatakan musnahkan narkoba dari 20 berkas perkara. Dari 20 berkas perkara, barang bukti yang disita yakni sabu-sabu seberat 504,46 gram.

Sebanyak 504,46 gram sabu-sabu itu, 142,68 gram dimusnahkan pada tahap penyidikan, 1,76 gram digunakan untuk pemeriksaan laboratorium, dan 360,02 gram untuk pembuktian di persidangan dan pada kesempatan ini dimusnahkan bersama delapan butir ekstasi.

“Selain itu, pada kesempatan ini juga dilakukan pemusnahan satu buah senjata tajam yang berasal dari satu perkara, serta ranting atau batang pohon yang terbakar dan korek api gas dari tiga perkara pembakaran lahan,” kata Anthony.

Bupati Gunung Mas Jaya S Monong mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, agar penipuan uang palsu tidak kembali terulang. Dia mengingatkan masyarakat agar memeriksa terlebih dahulu uang yang diterima, untuk memastikan uang tersebut asli atau palsu.

“Untuk memastikan uang tersebut asli atau palsu masyarakat dapat melakukan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang,” kata dia.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba, dengan cara melaporkan kepada dirinya atau polisi, jika mengetahui ada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Masyarakat harus menghindari penyalahgunaan narkoba. Mari kita bersama-sama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia, khususnya di Kabupaten Gunung Mas yang kita cintai,” demikian Jaya. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza, Beri Bantuan Langsung Sembako Pada Korban Banjir Dringu

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pasca banjir yang merendam ratusan rumah di dua desa Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo membuat Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza...
- Advertisement -

Target Hari Ini Selesai Pembersihan Dam Sumber Kareng

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Dimulai sejak pukul 08.00, Rabu (3/3) petugas dari Dinas PUPR Perkim Kota Probolinggo dan UPT Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi...

Program One Day One Juz Berjalan Khidmat

Kabarmetro.id, KOTA BENGKULU - Program One Day One Juz Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memasuki hari ke-dua. Seperti sebelumnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut...

Lebih Lima Balon Kuwu Uji Kompetensi!

Kabarmetro.id, INDRAMAYU - Sesuai ketentuan yang berlaku, jumlah calon kuwu yang maju untuk pemilihan kepala desa dibatasi maksimal lima. Maka dari itu, seleksi tambahan...

Related news

Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti 20 Kilogram Sabu

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Sebanyak 20,141 kilogram narkoba jenis sabu dari empat kasus pengungkapan di bulan Februari 2021, dimusnahkan dengan cara dibakar. Di halaman Direktorat...

KPK Klaim Belum Menyerah Buru Harun Masiku

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim belum menyerah untuk memburu dan membekuk mantan Caleg PDIP, Harun Masiku. Sudah lebih dari setahun, lembaga antikorupsi...

Nurdin Sangkal Suap, KPK: Kami Punya Bukti Kuat!

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tak ambil pusing dengan pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah yang membantah menerima suap dan gratifikasi terkait...

Sidang Perkara Kebakaran Kejagung RI Hadirkan Saksi JPU

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perkara kebakaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan agenda meminta keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU),...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan