Presiden: Kembangkan Budaya Anti Korupsi dan Rasa Malu

Kabarmetro.id, JAKARTA – Dalam mengembangkan budaya antikorupsi dan menumbuhkan rasa malu menikmati hasil korupsi merupakan hulu yang penting dalam pencegahan tindak pidana korupsi, ujar Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia yang disampaikan secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/12).

BACA JUGA:  Presiden Berikan Anugerah Gelar Pahlawan Nasional Pada Enam Tokoh di Hari Pahlawan

Presiden Jokowi mengatakan, pendidikan antikorupsi harus diperluas untuk melahirkan generasi masa depan yang antikorupsi, tetapi membangun sistem yang menutup peluang terjadinya tindak pidana korupsi juga merupakan kunci utama.

Kepala Negara menegaskan semua lembaga pemerintahan harus terus meningkatkan transparansi, meningkatkan akuntabilitas, melakukan penyederhanaan proses kerja dan proses pelayanan kepada masyarakat untuk meminimalkan peluang korupsi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan untuk masyarakat.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Tahap Pertama Vaksinasi Dimulai Minggu Depan

Di sisi lain Presiden menekankan, upaya pemerintah untuk melakukan reformasi di sektor perizinan dan sektor layanan publik juga merupakan upaya penting untuk memperkecil peluang terjadinya korupsi.

BACA JUGA:  Usut Dugaan Korupsi PT PINS KPK Gandeng BPK

Perhatian utama diberikan pemerintah terhadap sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan kepentingan rakyat banyak seperti sektor-sektor yang memengaruhi ekosistem berusaha terutama UMKM. (Red)

 1,643 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *