Diduga Limbah PT RWK Cemarkan Lingkungan

Kabarmetro.id, SAMBAS – DPRD Kabupaten Sambas bersama elemen pemerintah, LSM, penggiat lingkungan dan mahasiswa melakukan investigasi dilapangan terkait dugaan pencemaran lingkungan yang berasal dari limbah perusahaan sawit PT. Rana Westu Kencana (RWK). Selasa (8/12).

Jakaria, Pengurus HMI Cabang Sambas yang ikut terlibat dalam proses sidak menilai perusahaan kurang memperhatikan keamanan lingkungan.

“Ada beberapa temuan yang tidak sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku, mulai dari pembuangan junkos yang tidak mengantongi izin dan lokasi pembuangan yang langsung terkoneksi dengan anak sungai Sambas,” sampainya.

BACA JUGA:  Polres Melawi Apel Serpas Usai Penebalan Pilkada Serentak

Ia meminta kepada pihak perusahaan untuk mematuhi aturan perundangan yang berlaku dan lebih memperhatikan aspek keamanan lingkungan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat banyak.

BACA JUGA:  Tingkatkan Usaha Kuliner di Masa Pandemi Covid-19, KKP Pratama Sintang Gelar BDS UMKM

“Lakukanlah sesuai prosedur dan izin yang jelas. Karena sudah seharusnya etika kita melakukan kegiatan apapun yang bersifat merugikan khalayak ramai tanpa izin itu adalah perbuatan salah. Selesaikan permasalahan ini dengan itikad baik dengan mematuhi aturan yang sudah termaktub dalam UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” tegasnya.

BACA JUGA:  Lalai Berakibat Tabrakan, Untung Masih Selamat

Ia juga meminta kepada pemerintah daerah untuk menindak tegas perusahaan yang melakukan aktifitas tanpa memperhatikan aspek keamanan lingkungan.

“Setelah dilakukan sidak menjadi cerminan untuk pemerintah lebih ekstra dalam mengawal permasalahan ini karena permasalahan ini akan berdampak kepada masa depan lingkungan Sambas dan terdampak bagi masyarakat luas,” tutupnya. (Rian)

 84 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *