28 C
Jakarta
Rabu, Januari 27, 2021

Tak Ada Kompromi, Tidak Ada Tempat Bagi Perusuh Negara

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Berbicara mengenai hukum, hukum harus tajam kepada siapa saja. Ketika surat panggilan polisi ditanggapi dengan kucing-kucingan, alasan sakit tapi bergerak kemana-mana, adalah upaya untuk mengerdilkan kekuatan hukum.

Dengan cara mangkir dari jangkauan hukum mungkin praktik banyak orang, tapi ketika berusaha melingkari dirinya dengan gerakan militansi massa, jelas upaya sengaja untuk menumpulkan hukum negara. Mereka yang ingin membuat kerusuhan demi kepentingan pribadi, adalah pola gangster yang menjadi musuh kedaulatan hukum normatif negara manapun di dunia.

Tindakan tegas dan terukur adalah bentuk supremasi hukum terhadap upaya-upaya mendevaluasi kekuatan negara. Banyak yang menuntut agar pihak keamanan bertindak lebih represif menumpas gerakan separatis di Papua ketimbang FPI, tanpa pernah menyadari bahwa keduanya sama saja, membuat negara dalam negara.

Bedanya, separatis Papua ingin memisahkan diri secara wilayah, FPI berupaya membuat kekuatan hukum sendiri selain hukum negara. Kita semua tahu, ingin menyampaikan surat panggilan saja, kepolisian dihalang-halangi dengan sengaja. Dan pihak terpanggil berusaha mangkir berkali-kali, berlindung dibalik fanatisme massa yang membuta.

“Obstruction of Justice” adalah tindakan yang tidak bisa diselesaikan dengan kompromi. Ini adalah kejahatan terpisah dari dakwaan yang telah ada. Wibawa negara dan kepatuhan terhadap hukum dipertaruhkan meski dalam bentuk penghadangan sesederhana apapun. Para politisi kadang tidak menyadari soal ini, bahwa sekali kelompok perusuh tersebut diberi ruang, maka mereka akan menjadi embrio aksi-aksi brutalitas massal yang lebih lebar.

Para politisi hanya berfikir soal konstituen dan kekuatan elektoral, polisi lebih memikirkan keamanan teritorial jangka panjang.

TNI dan Polri sebagai Penegak hukum dan petugas keamanan tidak pernah melakukan kalkukasi politis seperti halnya politisi. Selama ini pihak keamanan berkesan tidak bergigi dan beku, tapi langkah pengamanan harus ditunjukkan, dan kali ini marwah hukum itu harus tampil ke permukaan. Tidak ada kompromi bagi perusuh negara. Siapapun!. (Red/HS)

- Advertisement -

Latest news

Baznas Luncurkan Buku Asa Mustahik Kala Pandemi

Kabarmetro.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Layanan Aktif BAZNAS meluncurkan buku "Asa Mustahik Kala Pandemi", secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV,...
- Advertisement -

Ngopi Wae, Cara Ditlantas Polda Banten Disiplinkan Prokes Warga Banten

Kabarmetro.id, SERANG - Mendekatkan diri kepada masyarakat Ditlantas Polda Banten berikan himbauan dengan cara “Yuk Ngopi Wae”. Dimana kegiatan "Yuk Ngopi Wae" tersebut ialah salah...

Wakapolda Kaltim: Tangkap 7 Pelaku dan Amankan 6 Kg Sabu

Kabarmetro.id, BALIKPAPAN – Konferensi pers yang digelar Direktorat Narkoba Polda Kaltim tentang pengungkapan peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, Selasa (26/1). Wakapolda Kaltim Brigjen Pol...

Sebut Vaksin Sinovac Dapat Timbulkan Penyakit Lain, Pria Ini Diamankan Petugas Kepolisian

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Polda Kalbar mengamankan seorang pria yang diduga menyebarkan berita bohong (hoaks) terkait vaksin sinovac. Dalam sebarannya di media sosial facebook, pria...

Related news

Baznas Luncurkan Buku Asa Mustahik Kala Pandemi

Kabarmetro.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Layanan Aktif BAZNAS meluncurkan buku "Asa Mustahik Kala Pandemi", secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV,...

Ngopi Wae, Cara Ditlantas Polda Banten Disiplinkan Prokes Warga Banten

Kabarmetro.id, SERANG - Mendekatkan diri kepada masyarakat Ditlantas Polda Banten berikan himbauan dengan cara “Yuk Ngopi Wae”. Dimana kegiatan "Yuk Ngopi Wae" tersebut ialah salah...

Wakapolda Kaltim: Tangkap 7 Pelaku dan Amankan 6 Kg Sabu

Kabarmetro.id, BALIKPAPAN – Konferensi pers yang digelar Direktorat Narkoba Polda Kaltim tentang pengungkapan peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, Selasa (26/1). Wakapolda Kaltim Brigjen Pol...

Sebut Vaksin Sinovac Dapat Timbulkan Penyakit Lain, Pria Ini Diamankan Petugas Kepolisian

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Polda Kalbar mengamankan seorang pria yang diduga menyebarkan berita bohong (hoaks) terkait vaksin sinovac. Dalam sebarannya di media sosial facebook, pria...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here