Masa Kepung Rumah Mahfud MD di Madura, Ini Kronologinya

Kabarmetro.id, MADURA – Kediaman Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD di Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dikepung massa, Selasa (1/12). Massa dilaporkan mulai berdatangan sekitar pukul 13.45 WIB.

Ratusan orang tersebut terlebih dahulu menggelar demo di Polres Pamekasan Sebelum menyambangi rumah Mahfud.

Dalam aksi tersebut, massa meminta Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tak dijerat sebagai tersangka.

Usai menggelar aksi, massa yang dikabarkan dari wilayah Kecamatan Pegantenan tersebut bergerak ke rumah Mahfud.

BACA JUGA:  Polres Ciamis Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama Masyarakat Pangandaran

Pantauan luput oleh Polisi, pergerakan massa yang menggunakan mobil bak. Sebagian lainnya memakai mobil pribadi.

Di depan rumah yang kini ditempati ibu kandungnya, massa merangsek ke pintu rumah yang terkunci. Mereka teriak-teriak meminta penghuni rumah untuk keluar. Bahkan, ada sebagian massa yang mendorong pagar rumah tersebut.

“Kalau sama-sama orang Madura, Mahfud tolong keluar. Jangan ngumpet dan temui kami,” kata salah satu massa aksi.

Peserta aksi yang lain meminta massa tak membuat kerusakan di rumah mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. Warga sekitar rumah Mahfud tersebut sempat panik dan ketakutan. Namun, massa tersebut hanya bertahan lima menit di kediaman Mahfud.

BACA JUGA:  Kapolres Kepulauan Aru Saksikan Pemusnahan 2135 Surat Suara Rusak

Halili, salah seorang tetangga Mahfud, menceritakan massa berbondong-bondong datang mulai pukul 13.45 WIB. Ia menyebut ratusan orang itu rata-rata mengenakan sarung, peci, hingga sorban.

“Sekitar ratusan orang lebih yang demo. Kendaraan mereka diparkir di pinggir jalan,” kata Halili.

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar menolak berkomentar terkait kedatangan massa di rumah Mahfud.

BACA JUGA:  Propam Amati Kasus Penembakan, Polri Pastikan Penyidikan Dilakukan Profesional

Kediamannya yang berada di Kelurahan Bugih, Kota Pamekasan, Jawa Timur itu dalam keadaan aman, Mahfud memastikan.

Ia pun menegaskan saat ini sudah ada pihak yang mengamankan dan mengurus perihal peristiwa pengepungan kediamannya di Pamekasan ini.

Mahfud tak menyebut siapa saja yang mengamankan kediamannya di Pamekasan. Dalam kesempatan itu, Mahfud juga memastikan ibunya yang saat ini tengah berada di rumah Pamekasan dalam keadaan aman dan dijaga ketat. (Red)

 3,279 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *