Sinergi Pemuka Agama Dunia Cegah Pandemi Virus Corona Dalam Doa

Kabarmetro.id, Korea Selatan – Anak Agung Diammica, sekretaris pertukaran internasional untuk sebuah asosiasi Hindu di Indonesia, berkata, “Pertemuan doa sangat bagus. Dengan hati yang dalam dan tulus, saya pikir kita adalah satu. Kita harus terus berdoa hingga pandemi virus corona berakhir. Mari kita lanjutkan sinergi kita di antara para pemimpin agama dunia untuk perdamaian, harmoni, keadilan, dan kemakmuran dunia. Saya senang bisa mengikuti acara ini untuk mencapai perdamaian dan harmoni dunia.”

BACA JUGA:  Kejaksaan Tangani Beberapa Kasus Pemko. Wako Hibahkan Tanah

Setelah persekutuan doa tersebut, pada tanggal 16, Gereja Yesus Shincheonji akan mendonasikan plasma berskala besar lebih dari 4.000 orang yang sudah sembuh dari Corona 19 untuk mengembangkan pengobatan yang lebih efektif dan cepat. Gereja Yesus Shincheonji telah menyumbangkan plasma sekitar 1.700 orang dalam dua kali pada bulan Juli dan September, dan jumlah pendonor plasma lebih dari dua kali telah mencapai 312 orang.

BACA JUGA:  PM Prancis : Kehidupan Harus Terus Berjalan Tapi Tidak Boleh Lengah Gelombang Kedua Akan Datang

Terkait sumbangan plasma tersebut, mantan Perdana Menteri Hrant Armenia berkata, “Patut mendapat pujian atas tindakan mereka yang memutuskan menyumbangkan plasma atas permintaan pemerintah. Jika vaksin dikembangkan melalui donasi plasma tersebut, itu akan sangat membantu di seluruh dunia.”

BACA JUGA:  WHO : Kematian Akibat Covid-19 Pasti Lebih dari 1 Juta Jiwa

Pejabat Gereja Yesus Shincheonji berkata, “Kami telah melakukan ibadah online sejak 18 Februari, dan sejak awal penyebaran COVID-19, kami tetap berdoa untuk pengakhiran Corona, keselamatan otoritas karantina dan staf medis, serta pemulihan pasien dalam setiap kebaktian. Sampai COVID-19 berakhir, kami akan melakukan segala yang bisa kami laksanakan dengan sikap bertanggung jawab.” (Red/Rls)

 4,583 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *