Domestik Masih Butuh Benih Lobster Lebih Baik Diberdayakan

Kabarmetro.id, Jakarta – Dengan adanya kebijakan yang terkait benih lobster dinilai lebih baik diarahkan untuk kepentingan domestik dan bukannya untuk kebutuhan ekspor agar dapat mengembangkan budidaya lobster di dalam negeri.

Abdul Halim Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan menyatakan sepakat bahwa ekspor benih lobster seharusnya dihentikan total dan semua benih lobster yang ada dioptimalkan untuk budidaya di dalam negeri.

“Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan sejak awal menghendaki KKP memprioritaskan pemanfaatan benur lobster untuk usaha pembesaran di dalam negeri, bukan diekspor,” kata Abdul Halim di Jakarta, Senin (30/11).

BACA JUGA:  Kurangnya Perhatian Pemerintah Setempat, Kemiskinan Jadi Tanggungjawab Siapa ?

Dengan mengutamakan benih lobster untuk kepentingan dalam negeri, menurutnya, maka ke depannya mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar dalam jangka panjang.

Ia menyebutkan bahwa memprioritaskan benih lobster untuk kepentingan domestik bernilai strategis bagi ekonomi bangsa dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Tertangkapnya Edhy Prabowo, Abdul Halim berpendapat sebaiknya menjadi momentum guna melakukan koreksi total KKP dalam penerbitan kebijakan agar ke depannya tidak mengabaikan peringatan seperti hasil kajian Komnas Pengkajian Sumber Daya Ikan pada 2017 yang menyebutkan stok lobster berada di zona kuning dan merah.

BACA JUGA:  Kembangkan Bank Sampah dan Ketahanan Pangan, Kabaharkam Polri Support Modal Petani Kota Medan

Sejumlah langkah yang harus dilakukan KKP, paparnya, adalah merevisi regulasi terkait syarat kejanggalan dari hulu ke hilir terkait dengan pengaturan pemanfaatan lobster, serta menyinergikan program dan kegiatan antara Ditjen Perikanan Tangkap dan Ditjen Perikanan Budidaya untuk memperkuat usaha pembesaran lobster dalam negeri.

Lanjutnya hal yang tidak kalah penting adalah agar KKP lebih besar lagi bersinergi dengan nelayan dan pembudidaya lobster di berbagai daerah.

BACA JUGA:  Baznas Bantu Mustahik Peroleh Serifikat Halal Produk di Depok

Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan, senada juga menyatakan agar ekspor benih lobster sebaiknya dihentikan.

“Sebaiknya (ekspor benih lobster) disetop sebab tidak memberi manfaat signifikan aturan pendukungnya seperti PNBP belum dikeluarkan pemerintah juga,” katanya.

Saran yang diberikan oleh Moh Abdi Suhufan, agar pemerintah fokus kepada kebijakan budidaya lobster dalam negeri daripada melakukan ekspor benih. (Red/KM)

 4,268 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *