Pemprov Bengkulu Buka Jalan Aliansi Perempuan Peduli Indonesia Dalam Program Ketahanan Keluarga

Kabarmetro.id, Bengkulu – Pada dasarnya perempuan memiliki peranan dan pengaruh yang sangat penting dalam ikut menyelesaikan krisis ekonomi khususnya di dalam keluarga.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Bengkulu Foritha Ramadhani saat mewakili Plt. Gubernur Bengkulu pada Launching dan Peduli Yatim Organisasi Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALPPIND) Wilayah Provinsi Bengkulu, Sabtu (28/11).

BACA JUGA:  Bisnis Online Ladang Baru Pelaku Usaha Dimasa Pandemi

“Kita harapkan Aliansi Perempuan Peduli Indonesia Wilayah Bengkulu dapat membantu pemerintah khususnya pemerintah daerah Provinsi Bengkulu dalam ikut aktif dalam misi pembangunan,” jelas Kepala DP3APPKB Provinsi Bengkulu Foritha Ramadhani yang juga didampingi Ketua Dharma Wanita Provinsi Bengkulu Rahima Hamka Sabri.

Ia pun memberikan apresiasi kepada ALPPIND perwakilan wilayah Provinsi Bengkulu karena fokus kepada ketahanan keluarga apalagi di era Pandemi Covid-19 saat ini. Menurut Fhorita permasalahan dan kendala pembangunan dapat diatasi dengan penguatan ketahanan keluarga.

BACA JUGA:  OJK Himbau Bank Kasih Penangguhan Pembayaran Cicilan Kredit Kepada Nasabah Karena Dampak Virus Corona

“Kita merasakan program ini dapat menjadi partner dari pemerintah, karena saat ini kita mengahadapai krisi ekonomi yang luar biasa bahkan dunia, dengan adanya gerakan peduli khususnya bagi anak – anak yatim, kita berharap aktifitas ALPPIND ini bisa lebih lebar lagi terutama dalam peningkatan ketahanan keluarga,” harap Foritha.

BACA JUGA:  Produksi Pakan Silase Buat Konsumen di Lampung Tengah

Diana Komena didapuk sebagai Ketua Aliansi Perempuan Peduli Indonesia Wilayah Bengkulu menjelaskan, fokus utama dari ALPPIND sendiri adalah untuk menjaga ketahanan keluarga. Karena semua dapat kita jaga melalui ketahanan keluarga.

“Kenapa terjadi krisis moral itu dari keluarga, ketika kita mampu mewujudkan ketahanan keluarga maka Insya Allah kita akan mampu mengahadapi krisis yang multi dimensi ini,” ungkap Diana Komena. (Red/ZA)

 28 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *