Upal 8000 Lembar, Polisi Tangkap Dua Kakek

Kabarmetro.id, Jakarta – Dua orang kakek diamankan jajaran Polsek Pondok Aren terkait kepemilikan uang palsu. Kedua tersangka masing masing berinisial SMN (71) dan SS (60) ditangkap dengan barang bukti uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 8.000 lembar.

Penangkapan tersangka, Kapolsek Pondok ArenbAKP Riza Sativa mengatakan, akan dilakukan di daerah Ujung Aspal Pondok Gede, Kota Bekasi. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat.

BACA JUGA:  Wartawan Bunuh Diri Tusuk Perut Hingga Tewas di Bogor

“Tanggal 17 November, Tim Vipers menangkap tersangka SS yang menyimpan mata uang rupiah palsu. Setelah didalami, tersangka SS mengaku mendapatkan mata uang palsu tersebut dari SMN di daerah Kunciran, Kota Tangerang,” ungkap AKP Riza dalam keterangannya, Rabu (25/11).

Riza menjelaskan, saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka. Menurutnya, dua orang tersebut ditangkap bukan sebagai pengedar upal, tetapi hanya sebagai pemilik uang palsu.

BACA JUGA:  " Narkoba Era Baru " Rusak Otak Anak

“Uangnya belum disebar, cuma disimpan,” ujarnya.

Tersangka SMN mengakui lanjut Riza, uang palsu tersebut didapatkan dari seseorang berinisial J yang kini masih dalam pengejaran. Tersangka mendapat uang senilai Rp800 juta dengan cara membeli sebesar Rp50 juta.

“SMN mengaku menerima uang dari saudara J (DPO) di daerah Bandung Jawa Barat. Uang palsu sebanyak itu dibeli dengan harga Rp50 juta,” jelasnya.

BACA JUGA:  Bekuk 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Polres Bengkulu Selatan

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Sumiran menambahkan bahwa uang palsu yang diserahkan kepada SS untuk jaminan pembayaran utang. “Utangnya sekira Rp200 jutaan, dipakai buat bayar hutang,” ucap Sumiran.

Dua tersangka yang sudah akibat perbuatannya akan dikenakan Pasal 36 Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang. Ancaman hukumannya paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar.(Rls/Bis)

 2,739 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *