Sinergi BP2MI dan Pemda Cegah Pengiriman Pekerja Migran Secara Ilegal

Kabarmetro.id, Jakarta – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengatakan, bisnis pengiriman pekerja migran secara ilegal masih tinggi.

“Kenapa penempatan pekerja migran secara ilegal itu masih tinggi angkanya, karena masyarakat miskin informasi,” kata Rhamdani di Manado, Sabtu (22/11).

Pekerja migran ilegal ini menjadi korban dari calo. Mereka yang merupakan kaki tangan sindikat mengiming-imingi pekerja migran dengan pekerjaan bagus, bergaji tinggi, kemudian memberangkatkan pekerja migran secara cepat ke negara penempatan.

BACA JUGA:  Membina Ukhuwah Meraih Berkah

“Ini bisa dicegah apabila ada sinergi antara pemerintah daerah dengan BP2MI,” ujarnya.

Sinergi yang dimaksud adalah dengan menyiapkan berbagai informasi yang komprehensif dan cukup bagi para pekerja migran sehingga resiko berangkat secara ilegal dapat diketahui.

“Bila itu dilakukan, yakin kita sudah mampu melakukan proteksi dini dari hulu agar tidak ada lagi korban anak-anak bangsa kita yang diberangkatkan secara ilegal,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kaum Disabilitas Punya Hak yang Sama, Sayangkan Kurangnya Perhatian Pemerintah Daerah

Faktor lainnya adalah banyaknya keterlibatan oknum, mulai dari lembaga atau organisasi di dalam bisnis pengiriman pekerja migran.

“Saya tidak terbiasa basa-basi, jujur ini era keterbukaan, ada banyak oknum dari berbagai instansi [lembaga] kemungkinan juga terlibat,” ujarnya.

Saat ini, BP2MI berkomitmen untuk menumpas total terhadap aksi sindikat pengiriman pekerja migran ilegal ke luar negeri.

BACA JUGA:  Pamit Kepala OJK Provinsi Bengkulu Pindah Tugas ke Aceh

“Apakah kita akan membiarkan sindikat seolah-olah bisa mengatur negara ini? Tidak. Jangan pernah kita memberi kesempatan para pemilik modal, orang-orang berduit seolah-olah dengan uangnya mereka bisa mengendalikan negara ini? Tidak. Atau seolah-olah mereka bisa membayar kita aparatur negara yang diberikan mandat oleh rakyat, tidak,” tegasnya. (Red/KM)

 2,355 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *