Sebanyak 387 Pelanggar Terjaring Operasi Yustisi Gabungan Serentak di Banjar

Kabarmetro.id, Banjar – Ada sekitar 387 pelanggar terjaring operasi yustisi penegakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 dengan melibatkan 121 personel gabung TNI/Polri, Sat Pol PP, dan Dishub serta BPBD di wilayah Kota Banjar, Minggu (22/11).

Operasi yustisi dilaksanakan tersebut, menyasar masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dalam hal ini penggunaan masker.

BACA JUGA:  Sri Mulyani : Kontraksi ekonomi DKI Jakarta Berdampak Nasional

Teknis pelaksanaan operasi tersebut yakni untuk tingkat Polres melaksanakan operasi 1 tim gabungan stasioner dan 6 tim lainnya secara mobile, sedangkan untuk tingkat Polsek sebanyak 4 tim stasioner dan 5 tim mobile.

Sanksi yang diberikan terhadap pelanggar yakni sanksi 40 kali berupa menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta mengucapkan butir-butir Pancasila, serta mengucapkan janji tidak akan mengulangi pelanggaran lagi, sementara itu sanksi fisik diberikan kepada 38 pelanggar. Setelah dilakukan sanksi para pelanggar dibagikan masker secara gratis oleh petugas.

BACA JUGA:  Presiden RI Berikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Kepada 71 Orang Tokoh

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK MH mengatakan, bahwa kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 masih rendah, hal tersebut terbukti dengan masih ditemui masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Bertambah Jadi 62 Kabupaten/Kota Zona Merah Covid-19 di Indonesia

“Kegiatan operasi yustisi penegakan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini di wilayah hukum Polres Banjar dilakukan secara rutin setiap hari dengan lokasi berubah-ubah. Hal tersebut kami (tim gabungan) lakukan terus karena masih minimnya kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan,” ucap Kapolres Banjar. (Ach)

 58 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *