Serahkan 15.000 Sertifikat Tanah Massal Kepada Masyarakat Oleh Bupati Subang

Kabarmetro.id, Subang – Bupati Subang H Ruhimat secara bersamaan saat menghadiri kegiatan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat se Indonesia oleh Presiden Republik Indonesia secara virtual. Bupati Subang menyerahkan 15.000 bidang sertifikat tanah massal kepada masyarakat Kabupaten Subang di Aula Pemkab Subang, Senin (9/11).

Kepala Daerah Subang didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Subang, Joko Susanto A Ptnh MSi, secara simbolis menyerahkan sebanyak 50 buah sertifikat tanah dari 15.000 bidang yang telah diselesaikan dan siap untuk dibagikan kepada masyarakat wilayah Kabupaten Subang kepada 50 orang perwakilan penerima dari dua desa yakni Desa Cintamekar dan Desa Curugagung.

BACA JUGA:  Kapolda Kalbar Kunjungi Polres Melawi Dalam Rangka Mengecek dan Dengarkan Paparan Rencana Penggunaan Anggaran Tahun 2021 Polres Melawi

Pemberian sertifikat pada kegiatan tersebut dalam rangka memberikan kepastian hukum atas hak tanah kepada masyarakat Indonesia serta sebagai bagian dari Bulan Bhakti Agraria dan Tata Ruang tahun 2020. Sertifikat kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Tanah Tahun Anggaran 2020 dibagikan kepada masyarakat di 31 provinsi dan 201 kabupaten/kota.

BACA JUGA:  Polda Banten Pastikan Perketat Protokol Kesehatan, saat Libur Panjang

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyerahkan sebanyak satu juta sertifikat tanah untuk rakyat se Indonesia secara virtual.

Dalam menyampaikan, Presiden Jokowi mengatakan, jika dalam setahun biasanya hanya dapat mengeluarkan kurang lebih 500.000 sertifikat tanah, maka dibutuhkan 160 tahun untuk menyelesaikan 80 juta dan 126 juta bidang tanah yang belum terdaftar di Indonesia. Maka, saat itu Presiden menyampaikan pada Menteri ATR/Kepala BPN untuk bekerja dengan target.

BACA JUGA:  Inisiatif 3 Anggota Polres Melawi Membuat Aliran Air Di Jalan Raya

Akhir sambutannya, Presiden Jokowi berpesan kepada masyarakat untuk menjaga sertifikat yang telah diterima. Karena sertifikat tanah ini sangat penting sebagai bukti yang menjamin kepastian hukum atas tanah yang dimiliki dan juga untuk mencegah sengketa dan konflik pertanahan.

“Maka dari itu, tolong jaga sertifikatnya. Jika sertifikatnya ingin dijadikan agunan ke bank agar mendapat modal usaha, dihitung betul agar bisa mengembalikan pinjamannya,” tutup Presiden. (Abd)

 316 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *