Permintaan Meningkat, Baznas Fasilitasi Pengembangan Usaha Madu Untuk Peternak Madu di Bekasi

Kabarmetro.id – Melihat prospek peluang usaha madu dan masalah yang dihadapi para peternak madu, BAZNAS Microfinance Desa Sukaindah hadir untuk mendampingi dan memfasilitasi pengembangan usaha madu. Sebagai langkah awal, pada Kamis (12/11) Tim BAZNAS Microfinance Desa Sukaindah mengadakan survei ke lokasi peternakan madu. Berdasarkan hasil survei akan ada 5 peternak madu yang akan menjadi mitra BAZNAS Microfinance Desa Sukaindah.

BACA JUGA:  Bidang Fesyen Jadi Primadona Usaha Kemenkop dan UKM Gelar Pelatihan

Madu memang sudah tak diragukan lagi khasiatnya dalam menjaga imun tubuh. Itulah sebabnya madu menjadi peluang bisnis yang baik di masa pandemi. Selain itu, saat ini kebutuhan masyarakat akan produk – produk kesehatan juga semakin meningkat.

Hal ini yang dirasakan oleh kelompok peternak lebah madu Kampung Cabang Pulo Bambu, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi. Selama pandemi omset mereka meningkat rata – rata sebesar 10℅ setiap bulannya. Namun sayangnya peningkatan permintaan konsumen belum terpenuhi akibat kendala modal dan pemasaran.

BACA JUGA:  Kebijakan Baru Menteri ESDM Bikin Harga BBM Tak Turun

“Di awal pandemi mengalami kenaikan omset sebesar 10%, tetapi sekarang pemasaran itu jatuh akibat ada madu luar yg datang dan harganya semakin murah,” jelas Deden.

BACA JUGA:  Salurkan 165 Ton Beras Untuk Masyarakat

Deden juga menjelaskan kelompok peternak lebah Sukaindah membuat sendiri ekosistem yg ada untuk perkembangan lebah. Mereka melakukan penanaman bunga di sekitar halaman rumah sebagai tempat untuk ekosistem lebah. Lebah yang dikembangkan pada kelompok ini adalah jenis kelanceng. (Red)

 3,081 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *