Mustahik Binaan Baznas Panen Jamur Tiram di Bali

Kabarmetro.id – Panen jamur tiram kembali dilakukan oleh kelompok mustahik binaan Baznas di Desa Candikuning Bedugul, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (31/10).

Sebanyak 13 kantong jamur tiram berhasil dipanen dengan masing-masing kantong seberat setengah kilogram yang dijual dengan harga Rp10.000 per kantong.

Jamur Tiram merupakan salah satu jenis tanaman yang cukup eksis di dunia kuliner, biasanya selain dikonsumsi sebagai bahan campuran sayur, tanaman dengan nama ilmiah Pleurotos ostreatus ini kerap juga dijadikan camilan anak muda seperti jamur crispy dan produk turunan lainnya. Dengan masa panen yang terbilang sangat cepat yaitu dua hari sekali, kelompok mustahik rata-rata mampu mendapatkan sekitar Rp1.500.000 dalam sebulan.

BACA JUGA:  Kementerian Perikanan dan Kelautan Berikan Bantuan Pada Kelompok Budi Daya Ikan Bioflok Mina Cimanggu

Meskipun pemasarannya masih ruang lingkup desa seperti warung-warung dan pasar-pasar tradisional, mustahik kelompok yang juga bekerja sebagai guru honorer itu mengaku tidak terlalu sulit untuk menjual jamur tiram, lantaran memang banyak digemari oleh masyarakat umum.

BACA JUGA:  Diikuti 200 Peserta Pembinaan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Jajawar

Melihat potensi tersebut, BAZNAS melalui program Zakat Community Development terus melakukan pendampingan kepada mustahik di Desa Candikuning. Adapun baglog atau media tanam jamur akan terus ditambah dan pemasaran jamur juga akan diperluas hingga luar wilayah Bedugul. Selain jamur tiram, program ini pun merambah sampai berbagai jenis sayuran seperti brokoli, tomat, cabai, dan juga terong. Diharapkan melalui pendampingan Zakat Community Development BAZNAS, program pertanian di Desa Candikuning terus meningkat dan mustahik jauh lebih sejahtera. (Red)

 3,029 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *