Dampingi Mustahik Tingkatkan Produksi Olahan Kripik di NTB

Kabarmetro.id – Dalam masa pandemi yang masih berlangsung, BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) terus berupaya untuk mendorong produktivitas mustahik dalam bidang usaha. Salah satunya, seperti kegiatan mustahik di Dusun Jengguar, Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB yang masih aktif dalam memproduksi aneka olahan keripik.

BACA JUGA:  Bisnis Online Ladang Baru Pelaku Usaha Dimasa Pandemi

Salah satu kelompok mustahik binaan Zakat Community Development BAZNAS yaitu Kelompok Apik Jengguar melakukan produksi dan pengemasan keripik singkong yang berlangsung di rumah ketua kelompok. Sebanyak empat mustahik mengolah 100kg singkong sebagai bahan baku menjadi keripik dengan berbagai varian rasa seperti original, asin, berbeque, dan jagung bakar.

Setelah dikemas, kelompok menghasilkan sebanyak 350 pieces dengan netto 50gr yang dijual dengan harga Rp1.000,00 dan 400 pcs dengan netto 250gr seharga Rp10.000,00. Produk yang sudah dikemas, akan langsung diantarkan ke konsumen dan sebagiannya ada yang dipasarkan melalui tengkulak.

BACA JUGA:  Polres Subang Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Pusakanagara

Adapun untuk sistem pembayarannya dilakukan beli putus, guna meminimalisir tunggakan pembayaran dan berharap produksi lancar dilakukan. Selain keripik singkong, Kelompok Apik Jengguar yang beranggotakan 10 KK juga memproduksi keripik pisang, aneka kue kering, aneka kerupuk dan ore atau kue sarang burung. Dengan aktifnya mustahik dalam kegiatan produksi, diharapkan mampu mengangkat ekonomi mustahik terlebih di masa pandemi sekarang. (red)

 582 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *