Karyawan Swasta Wajib Dapat Upah Lembur, Usai Pemerintah Tetapkan Cuti Bersama

Kabarmetro.id, Jakarta – Akhir bulan ini libur panjang menanti, usai pemerintah menetapkan tanggal 28 dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) nomor 17 tahun 2020 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2020.

BACA JUGA:  KPU: Sirekap Tidak Menjadi Penghitungan Suara Resmi, Perhitungan Manual Tetap Jadi Dasar Perolehan Suara

Sayangnya aturan cuti bersama ini hanya wajib berlaku bagi para ASN. Bagaimana dengan karyawan swasta hingga buruh?

Aturan cuti Menteri bersama ini tidak wajib diterapkan oleh perusahaan kepada karyawannya.

BACA JUGA:  Polemik UU Cipta Kerja, Mahfud Tampung Aspirasi Buruh

“Cuti bersama bagi sektor swasta fakultatif, maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan pekerja dan pengusaha dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perusahaan,” ujar Ida, Jumat (23/10).

“Karena fakultatif maka tidak wajib dan tidak ada denda,” sambungnya.

Namun, perusahaan harus memberikan upah lembur kepada karyawan yang diminta bekerja selama libur cuti bersama tersebut.

BACA JUGA:  Jokowi : Penanganan Pandemi di Indonesia Tidaklah Buruk

“Dan apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama, tapi ternyata pekerja harus masuk kerja maka berlaku upah lembur,” tuturnya.(red)

 24 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *