25 C
Jakarta
Sabtu, Desember 4, 2021

Sample Page Title

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, Yogyakarta – Sutadi ialah seorang inisiator dari Kelompok binaan BAZNAS yang telah memberikan manfaat terhadap masyarakat mustahik melalui pengembangan budidaya lebah madu di Dusun Wungurejo, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Setelah memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Gunung Kidul, sejak bertahun-tahun lamanya, merantau di Ibukota bekerja sebagai tukang perabot keliling, Sutadi memutuskan untuk memulai mengembangkan budidaya lebah madu di desanya.

Ia belajar tentang budidaya tersebut dari mertuanya yakni Rudi Sunarto, yang kemudian bersama rekannya, Sumanto, mereka memulai budidaya lebah madu, yang pada awalnya hanya untuk konsumsi keluarga.

Pada tahun 2013 mereka kemudian memantapkan diri untuk menjual hasil produksinya, di tahun tersebut budidaya lebah madu masih dipandang sebelah mata, karena masyarakat menganggap, ternak dan tani lebih menjanjikan untuk mencukupi kehidupan keluarga ketimbang dari budidaya lebah.

Sutadi, Rudi Sunarto, dan Sumanto kemudian mendirikan kelompok Tetes Bunga Sejahtera (TBS) pada tahun 2017 yang diketuai oleh Sutadi. Ia melihat, semakin hari madu lebah semakin banyak peminatnya, untuk meningkatkan produksi mereka membutuhkan modal.

Terjadi perdebatan, mereka terbentur permodalan untuk memajukan usahanya, kala itu hanya ada dua jalan, antara pinjaman bank atau rentenir. Namun mereka berkomitmen agar berusaha untuk tidak berurusan dengan riba.

“Saya tidak setuju. “Kita memang membutuhkan permodalan untuk meningkatkan produksi madu, namun bila permodalan itu berbunga, saya tidak setuju,” kata Sutadi.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kemudian hadir, membantu para petani budidaya lebah dengan penyaluran modal. Bantuan permodalan itu dimanfaatkan untuk membeli stupa tau kotak lebah dan anakkan lebah. Sehingga, skala produksi madu bisa ditingkatkan. Dikutip kabarmetro.id dari baznas.co.id

Lahan budidaya lebah madu ini berada di halaman rumah mereka, dengan jumlah sebanyak 50 stup madu yang diletakkan di dekat pepohonan, lebah dilepas untuk mencari sumber makanan secara bebas. Kini usaha budidaya lebah madu yang awalnya hanya sebagai usaha sampingan, mulai menemukan hasil yang menguntungkan.

Saat ini, di lokasi tersebut, Dusun Wungurejo, Gunung Kidul, Yogyakarta dikembangkan Sentra Lebah Madu, yang memberikan manfaat terhadap sebanyak 44 mustahik. Kini, produksi budidaya lebah madu tidak hanya dijual di daerahnya saja, tapi hingga daerah perkotaan.

Selain itu, Sentra Lebah Madu Gunung Kidul juga memperluas jaringan, bekerja sama pada program BASUMA (Bagi-bagi Susu dan Madu) yang dijalankan oleh BAZIS DKI Jakarta dengan brand Shufrun. Melalui BAZNAS Microfinance (BMFi) juga dipasarkan hasil budidaya ini dengan brand Madu Semesta yang dipasarkan baik secara offline maupun online.

Sutadi juga berencana untuk mengembangkan usahanya dengan memproduksi olahan makanan dari turunan madu seperti, permen madu, dodol madu, sirup madu dan lain sebagainya. Masyarakat atau mustahik sekitar juga akan terdampak karena dapat diberdayakan kemudian memiliki pendapatan tambahan. (red)

- Advertisement -

Latest news

Unit III Tipidkor Polres Lampura Menangkan Gugatan Prapid dari Kuasa Hukum Kades

Kabarmetro.id, LAMPUNG UTARA - Tim Bidang Hukum Polda Lampung melalui Subbid Bankum bersama Seksi Hukum Sub Bankum Polres Lampung Utara selaku kuasa...
- Advertisement -

Koramil 412-01dan Polsek Saksikan Pemusnahan Sisa Surat Suara Pilkati Kecamatan TBT

Kabarmetro.id, LAMPUNG UTARA - Komandan Koramil (Danramil 412-01) TBT Kapten Inf Jauhari yang diwakili oleh Serma Hermanto menghadiri dan saksikan pemusnahan sisa...

Bupati Suhatri Bur Terima Bantuan RUTILAHU dari Kemensos RI, Diserahkan Oleh Anggota DPR RI H.Jhon Kenedy Azis, SH.,MH.

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bertempat di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten) pada Jum'at (3/11), Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM, menerima...

Aura Kasih Kasin Sinyal, Cari Jodoh?

Kabarmetro.id - Aura Kasih tak mau sendiri. Dia menantikan kehadiran jodoh menjelang pergantian tahun 2022 mendatang. Melalui Instagram, Aura mengaku ingin segera...

Related news

Jelang Nataru Harga Pangan Mengalami Kenaikan, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 48.000/Kg

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Menjelang Natal dan Tahun Baru beberapa bahan pangan mengalami kenaikan harga. Salah satunya terjadi di Pasar Kronong Kecamatan...

Hadiri Penyerahan Bansos Bagi Pelaku UKM, Bupati Sebut Manfaatkan Bantuan Untuk Pengembangan Usaha

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM, hadiri kegiatan penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) berupa Estalase atau Stellmeng kepada...

Pasca Pembongkaran, Pekan Depan Kawasan Agus Salim Mulai Ditata

Kabarmetro.id, KOTA PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai lakukan penataan di sepanjang Jalan Agus Salim, pasca pembongkaran lapak pedagang oleh Tim...

Tak Perlu Dikupas, Penasaran Mau Mencoba? Ini Nikmatnya Mangga Alpukat

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Bentuk dan rasanya sama dengan mangga pada umumnya. Akan tetapi, cara memakannya justru mirip seperti alpukat. Penasaran mau...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here