Prancis Lakukan Lockdown Pada Malam Hari Akibat Kendornya Disiplin Warga

Kabarmetro.id, Paris – Pemerintah Prancis mulai kembali memberlakukan lockdown, hari Jum’at 16 Oktober masa waktu dari jam 21 malam sampai jam 6 pagi waktu setempat, sampai batas waktu yang belum ditentukan oleh pemerintah pusat.

Diberlakukannya hal tersebut dikarenakan warga mulai lalai dalam melalukan disiplin kesehatan dan akibatnya makin meningkat tertularnya Covid-19.

BACA JUGA:  Kejaksaan Tangani Beberapa Kasus Pemko. Wako Hibahkan Tanah

Koresponden kabarmetro.id Prancis, Bianca Calista Meliala melaporkan dari Paris, setiap malam warga Paris khususnya di cafe, berkumpul sampai larut malam bahkan menjelang pagi. Kurang disiplin, ini yang menyebabkan kembali tertularnya virus tersebut.

Adapun kota-kota di Prancis yang diberlakukan : Paris et région Île-de-France, Grenoble-Alpes-Métropole, Métropole Européenne de Lille, Métropole de Lyon, Métropole d’Aix-Marseille-Provence, Montpellier Méditerranée Métropole, Métropole Rouen Normandie, Saint-Etienne Métropole, Toulouse Métropole.

BACA JUGA:  Lockdown dan Jam Malam Kembali Diberlakukan di Prancis

Dan, bagi warga yang keluar, jika terlihat oleh petugas dari jam 9 malam hingga jam 6 pagi dikenakan denda sebesar €135 (per euro rp17.500) dikonversi rupiah setara dengan Rp2.362.500.

BACA JUGA:  Melbourne Kembali Dibuka Setelah Lockdown Lebih Tiga Bulan

Warga Paris sudah mulai kembali sadar akan bahaya penyakit tersebut. Mulai diberlakukannya peraturan memberikan makna akan hidup sehat dan lebih banyak dirumah dalam melakukan aktivitas. (Bianca)

 5,540 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *