Kampanye Daring Belum Familiar Bagi Kontestan Pilkada di Mukomuko

Kabarmetro.id, Mukomuko – Haidir, S.ip Plt Bupati Mukomuko mengikuti Video Conference (Vidcon) analisis dan evaluasi (anev) pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, di ruang Media Center Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Mukomuko Jumat (16/10).

Hadir dalam Vicon tersebut, Forkopimda diwakili Kapolres Mukomuko, Dandim 0428/Mukomuko, Kajari Mukomuko, Ketua Pengadilan Negeri Mukomuko, ketua pengadilan agama ketua KPU, Bawaslu, asisten 1 kadis Kominfo dan kadis Satpol PP.

BACA JUGA:  Kerahkan 200 Petugas Angkut Sampah 2,1 Ton Pasca Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Rapat Vicon tersebut, terhubung dengan Dirjen Adwil Kemendagri Dr. Drs. Syafrizal, M.Si, Dirjen Dukcapil Prof.Zudan, Kepala BNPB Doni Monardo, Plh. Ketua KPU RI Ilham Saputra, Ketua Bawaslu RI Abhan, serta para pejabat terkait dan kepala daerah peserta pilkada serentak.

Dengan agenda mengevaluasi tahap dua dalam masa kampanye mulai tanggal 9 sampai 15 Oktober 2020. Sebelumnya, sudah dilakukan vicon analisa dan evaluasi tahap satu.

BACA JUGA:  Larangan Dalam Kampanye Pemilihan Serentak 2020

Terkait dalam pelaksanaan tahapan kampanye Pilkada, ada beberapa catatan dari tahapan tersebut. Safrizal mengatakan, dari laporan yang ada pertemuan terbatas tatap muka adalah kegiatan yang paling banyak dilakukan oleh pasangan calon. Artinya metode kampanye secara daring belum jadi pilihan utama para kontestan Pilkada.

BACA JUGA:  Tiga Pilar Kecamatan Tukdana Kembali Gelar Operasi Yustisi

Lanjut Safrizal, ini harus jadi perhatian bersama. Karena dalam pertemuan tatap muka ini, mungkin saja itu bisa memicu kerumunan. Ini yang harus diantisipasi para pasangan calon kepala daerah pun, kata Safrizal telah diimbau untuk membagikan masker. Bahkan jauh-jauh hari soal pembagian masker ini telah diinformasikan. (za)

 13 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *