Bongkar Transaksi Narkoba Dari Facebook dan Instagram Polres Majalengka

Kabarmetro.id, Majalengka – Media sosial mudah dimanfaatkan oleh jaringan narkoba sebagai sarana transaksi untuk pemesanan dan janjian dalam pengiriman hal ini terungkap dalam konferensi pers yang dilaksanakan Satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka pada hari Rabu (14/10).

Beberapa barang bukti berupa sabu, ganja dan pil keras berbahaya yang dilarang beredar tanpa resep dokter disita oleh satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka dari beberapa tersangka, bahkan salah satunya residivis asal Bandung ikut diamankan di tahanan Mako polres Majalengka.

BACA JUGA:  Tipu Banyak Korban Rp1,7 M Dengan On Line, Dua Pelaku Diamankan Polda Jabar

Dalam konferensi pers dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP. Ahmad Nasori, SH didampingi jajaran dengan memperlihatkan beberapa barang bukti dan tahanan.

Ahmad Nasori menjelaskan, bahwa 8 tersangka ini dalam bertransaksi selalu menggunakan media sosial diantaranya Facebook dan Instagram ungkap Kasat AKP Ahmad Nasori.

BACA JUGA:  Dugaan Pungutan Liar di Lokasi Normalisasi Batang Agam

Beberapa kumpulan peristiwa dijadikan satu kesimpulan, tersangka telah memenuhi unsur Pasal 114 ayat 1 Pasal 112 ayat 1 Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan untuk pil terkena Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

BACA JUGA:  Mencari Tambahan Penghasilan, Pemilik Warung Makan Ditangkap Polisi

“ Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu,” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000 (topik)

 2,629 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *