Suguhan Pilkada Bermartabat, Harapan Pjs Bupati dan Bawaslu

Kabarmetro.id, Bengkulu Utara – Pelaksanaan Diseminasi dan Sosialisasi Pilkada Bermartabat, dengan tema mewujudkan Pilkada bermartabat di Kabupaten Bengkulu Utara untuk masyarakat yang damai dan sejahtera, di Gedung Balai Daerah, Jum’at (9/10).

Dalam acara tersebut dihadiri para tamu undangan, Prof. Dr. Teguh Prasetyo, SH, M. Si Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP RI), Dr. H. Iskandar ZO, SH, M.Si PJS Bupati Bengkulu Utara, Dr Haryadi S. Pd .MM. M.Si, Sekdakab BU, Sonti Bakara, SH Ketua DPRD Bengkulu Utara, AKBP. Anton Setyo Hartanto, SH, SIK Kapolres Bengkulu Utara, Perwakilan Kodim Bengkulu Utara, Perwakilan Kejari BU, Titin Sumarni SH Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Utara, Parsadaan Harahap, SP. M. Si Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu dan segenap jajaran Bawaslu Kab. Bengkulu Utara.

BACA JUGA:  Sosialisasi Agenda Perbawaslu Nomor 8 Tahun 2020 di Pilkada Sambas

Pjs Bupati mengatakan, bahwa salah satu tugas kewenangannya, adalah dengan memfasilitasi pelaksanaan Pilkada serta menjaga netralitas ASN.

“Terima kasih untuk kepala daerah yang berkualitas dan bermartabat, keinginan Pemerintah Bengkulu Utara bersama masyarakat untuk dapat melaksanakan pemilihan yg aman. Sebagaimana diatur dalam pasal 9 permendagri no 1 tahun 2004 bahwa pada poin ketiga itu, salah satu tugas kewenangan pjs bupati memfasilitasi pelaksanaan pilkada dan menjaga netralitas ASN,” jelasnya.

BACA JUGA:  Samakan Persepsi TNI - Polri Mengenai Tahapan Pelaksanaan Pemilu dan Rencana Operasi penanganan Covid-19.

Bahwa untuk melaksanakan pemilu yang bermartabat Penyelenggara pemilu harus memiliki landasan dan pondasi yang kuat yaitu nilai-nilai Pancasila, ujar Teguh.

BACA JUGA:  Ada 1.352 TPS Masuk Kategori Rawan Pilkada Pantauan Polda Sumatera Utara

“Untuk melaksanakan pemilu yang memiliki mawah pemilu yang bermartabat ,maka Penyelenggara pemilu harus memiliki pondasi dan landasan yang kuat yaitu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila, menjaga netralitas, tidak memihak dan menghormati keberagaman untuk mempererat persatuan. Sehingga terciptanya pemilu yang bermartabat yang berlandaskan azas pemilu langsung, umum, bebas, rahasia (luber) dan berkeadilan,” jelasnya. (za)

 29 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *