Dukung Otsus Dilanjutkan Dialog Mahasiswa Papua Jabotabek di Bekasi

Kabarmetro.id, Bekasi – Dengan Dialog dan seminar, Solidaritas mahasiswa papua bersatu meminta pemerintah Indonesia maupun pemerintah provinsi Papua dan provinsi Papua Barat untuk melanjutkan otonomi khusus kepada para mahasiswa di dua provinsi tersebut.

Dengan mengambil tema ”Saatnya mahasiswa Papua bicara dukung otonomi khusus jilib 2″ seminar yang di lakukan para mahasiswa asal Papua dan Papua barat dilakukan di salah satu tempat di bilangan jati Mulya kecamatan Tambun selatan Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Jum’at (9/10).

Dalam seminar tersebut nampak di hadiri beberapa mahasiswa yang menimba ilmu di beberapa kampus di Jabodetabek di antaranya Yusran Imasuli (mahasiswa dari kampus Muhamadiyah Jakarta), Bilken Puarada dan Ramadhan Barawerei (Universitas Juanda Bogor).

BACA JUGA:  Saatnya Guru Honorer Naik Kelas

“Hari ini melakukan kegiatan yang merupakan kegiatan untuk memperjuangkan dan rasa peduli terhadap generasi penerus Papua, kami para mahasiswa Papua yang berada di Jabodetabek untuk bersatu menyuarakan aspirasi masyarakat Papua untuk meningkatkan lembaga pendidikan yang berada di Papua maupun Papua barat,” terang Bilken.

“Tidak hanya di Papua tapi juga yang berada di luar, seharusnya menjadi catatan besar untuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dari segi serana dan prasarana, terutama kesehatan yang lebih utama, karena kalau kesehatan terganggu maka aktifitas pelajaran siswa akan terganggu, makanya itu yang harus di perhatikan pemerintah,”jelasnya.

BACA JUGA:  Pengumuman Peserta Lolos Beasiswa Riset Baznas

Di singgung seberapa besar pehatian pemerintah pusat terhadap siswa Papua yang saat ini sedang belajar khususnya di wilayah Jabodetabek, para mahasiswa mengatakan, perhatian untuk lembaga pendidikan masih kurang hingga tingkat pendidikan terbilang rendah.

“Khusus bagi mahasiswa dan siswa Papua di pulau Jawa perhatian pemerintah Papua maupun Papua Barat masih kurang dan itu yang harus menjadi catatan, karana merupakan generasi penerus yang akan membangun provinsi Papua maupun Papua Barat,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo, menjadi perhatian khusus salah satunya pembangunan infrastruktur yang sebelumnya menjadi masalah di provinsi tersebut, namun bagi para mahasiswa yang belajar di pulau Jawa, masih belum menjadi solusi bagi warga masyarakat di pupua dan Papua barat.

BACA JUGA:  Inovasi Blended Learning dan Kolaborasi, Percepat Kesiapan Generasi Emas Terjun ke Pasar Kerja Sekolah.mu Kartu Prakerja untuk Kerja dan Karya Tak Terbatas

“ Tidak hanya insfrastruktur saja yang di perhatikan tapi seharusnya pendidikan dan kesehatan juga di berikan untuk masyarakat di tanah Papua,” lanjut Bilken.

“ Ada tiga aspek yang seharusnya di perhatikan saat ini yang di butuhkan, agar kedepannya masyarakat Papua dapat sejajar dengan pulau lainnya di Indonesia,” lanjutnya.

Kedepannya dengan seminar yang di lakukan para mahasiswa Papua dan Papua barat berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, karena para mahasiswa merupakan penyambung lidah dari masyarakat yang berada di provinsi Papua dan provinsi Papua barat. (red)

 34 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *