Kawal Aspirasi Aliansi Mahasiswa dan Buruh Desak DPRD Majalengka Tolak Omnibus Law

Kabarmetro.id, Majalengka – Akhirnya rombongan DPRD keluar dari gedung dewan dimana tempat berunding untuk menyampaikan sikap dari apa yang diminta untuk membatalkan omnibus law rombongan keluar setelah dipaksa oleh seluruh elemen pendemo agar berorasi di depan mereka diatas podium kendaraan yang sudah disediakan untuk membuat sikap di depan gedung DPRD Kabupaten Majalengka pada hari Kamis (8/10).

BACA JUGA:  Terhambatnya Warga Mengurus Administrasi Akibat Penutupaan Layanan PTSP di Kantor Walikota Jaksel

Ketua DPRD kabupaten Majalengka Drs, Edi Anas didampingi para wakilnya menemui kaum buruh dan aliansi mahasiswa yang dikawal ketat oleh TNI-POLRI yang sudah siap dengan kekuatan personil yang diterjunkan.

Masa pendemo UU omnibus law sempat memanas karena meminta seluruh dewan yang terpilih untuk dihadirkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum buruh tegas para pendemo.

BACA JUGA:  Sikap Tolak RUU Cipta Kerja, KSPI: Demo Buruh Sesuai Undang-Undang

Para pendemo dan Aliansi mahasiswa Majalengka menuntut kepada DPRD Kabupaten Majalengka untuk menyampaikan aspirasinya ke DPR RI untuk mencabut undang-undang yang ditolak oleh seluruh buruh Indonesia.

Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H Edi Anas didampingi wakil ketua H. Apep mengatakan, akan mengawal aspirasi dan apa yang disampaikan oleh para pendemo buruh juga aliansi mahasiswa Majalengka ke tingkat pusat ungkapnya.

BACA JUGA:  Penambahan Bangunan 2 Lantai di Kampung Pangkalan Semanan Kalideres Diduga Tanpa Memiliki IMB

Sementara perwakilan aliansi mahasiswa dan buruh meminta kepada dewan DPRD untuk memastikan bahwa aspirasi dari seluruh elemen buruh yang berada di Majalengka agar sampai tegasnya. (topik)

 2,084 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *