Bisnis Online Ladang Baru Pelaku Usaha Dimasa Pandemi

Kabarmetro.id, Jakarta – Menjadi ladang penghasilan baru bagi para pelaku usaha dengan menggunakan bisnis online di masa pandemi Covid-19 ini.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di masa pandemi ini lebih dari 301.115 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) beralih memasarkan produknya secara online.

Persaingan di dunia perdagangan berbasis internet ini semakin ketat. Sebelum pandemi hanya 15,08 persen pelaku usaha yang memanfaatkan internet untuk memasarkan produk mereka. Padahal sebelumnya 84,92 persen sisanya masih berdagang secara offline.

BACA JUGA:  Berantas Pelaku Usaha Nakal

Salah satu cara untuk membuat bisnis para pelaku usaha adalah dengan memiliki website bagi produk mereka. Dengan memiliki itu, produk tersebut terlihat lebih kredibel jika dibanding dengan produk lainnya.

Misalnya saja, calon konsumen A mendengar tentang nama produk si pelaku bisnis itu, entah dari temannya atau dari iklan di medsos. Naluri manusia si A akan langsung mencoba mencari tahu tentang produk tersebut di Google atau mesin pencarian lainnya. Kalau produk itu punya website dan informasinya lengkap, maka keyakinan A terhadap produk tersebut akan meningkat, dan berujung pada pembelian.

BACA JUGA:  Putus Mata Rantai Tengkulak, Sayur Online Kamtibmas Binaan Kabaharkam Polri Jalin Kerjasama dengan e-Warung Asal Sergai

Untuk membuat website itu tidak sesulit yang selama ini dipikirkan oleh kebanyakan orang awam. Pasalnya, saat ini sudah banyak platform untuk membuat website sendiri. Paling mudah digunakan adalah wordpress atau blogspot untuk membuat website.

BACA JUGA:  Jeritan Anak Negeri Di Tanah Penghasil Komoditi Gambir

Agar lebih mudah dikenal, kata Danang, pelaku usaha bisa langsung menentukan nama domain yang menarik dan mudah diingat oleh konsumen sebagai branding. Langkah yang paling penting adalah mendaftarkan nama domain tersebut.

Pelaku usaha bisa memilih jasa layanan web hosting yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Tapi jangan sampai salah pilih, dan malah membuat website-nya jadi terganggu ketika traffic sedang tinggi.(red)

 4,662 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *