Proyek Pembangunan TPT Bernilai Rp 632.910.000 Tanpa Pengawasan Dinas PUPR Bogor

Kabarmetro.id, Bogor – Pembangunan turap penahan tanah (TPT) di kelurahan Cipayung gang PMI tepat di depan kantor Sekber wartawan Kabupaten Bogor yang dikerjakan CV RTU banyak kejanggalan dalam pelaksanaan.

Salah satunya pekerjaannya seperti pengadukan semen pasir memakai air kali tidak pakai mesin molen yang ada di lokasi proyek hanya di bikin pajangan.

Kabarmetro.id meninjau langsung ke lokasi proyek dan menemui para pekerja, pekerja berinisial AS mengatakan, kami disini hanya kerja kalau mau banyak kemandirian dan pelaksananya aja pak ujarnya.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Pompa Jadi Pertanyaan Warga Villa Nusa Indah Bogor

Saat ditanya lagi, kenapa tidak pakai molen dan memakai air kali mencampur pasir dan semennya, ia menjawab dengan entengnya, tidak apa-apa pak, kan tidak ada yang melarang, ujar AS.

Kami bertanya kembali, siapa pengawas dari dinas PUPR, saya tidak tahu pak, yang ada di sini Abas pengawasnya ujarnya lagi.

Saat dihubungi, Abas melalui telepon selular mengatakan, ” Semua saya yang tanggung jawab tolong ditunggu pak, saya akan ke proyek memberikan keterangan paling 30 menit lagi saya sampai,” ujar Abas.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Pompa Jadi Pertanyaan Warga Villa Nusa Indah Bogor

Kurang lebih 3 jam kabarmetro.id dan rekan menunggu, Abas tidak muncul. Ini menjadi pertanyaan kami dan rekan-rekan LSM. Apakah Abas mau untuk mengklarifikasi proyek tersebut.

Ketika diminta tanggapan Beng, pemerhati pembangunan di wilayah Bogor, selain itu juga aktif di LSM mengatakan, ” Itu pekerjaan TPT jelas-jelas salah, pemasangan pondasi nya di tanah berlumpur dan ber air dan tidak ada pengawas dari dinas PUPR,” tegas Beng.

Selamat Barani ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda, saat dimintai keterangan mengatakan, saya sudah berkali kali kesini mau ketemu pelaksananya tapi tidak pernah ada di lapangan dan beberapa kali saya tanya kepada pekerja proyek, konsultannya juga tidak ada saat saya hubungi PPK nya saudara Robi melalui hp nya mengatakan nanti sore saya akan ke lokasi ujar Robi.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Pompa Jadi Pertanyaan Warga Villa Nusa Indah Bogor

Masih menurut Selamat, ini proyek di kerjakan tanpa pengawasan dinas, siapa pemborongnya, dan ada apa di proyek ini, Kadis PUPR harus bertanggung jawab ini memakai uang rakyat, ujar Selamat. (jel)

 3,580 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *