24.5 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Modus Jualan Sate, Polisi Ringkus Perempuan Pengedar Narkoba Jenis Sabu di Dompu

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, Dompu – Yang dilakukan perempuan ini cukup cerdas berinisial YY untuk mengelabui Tim Khusus Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. Dengan modus berjualan sate di wilayah Kempo, Kabupaten Dompu, ternyata YY juga diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Atas perbuatannya, ia ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu dalam kemasan siap edar. “Ada sebelas bungkus klip yang kami temukan dari penggeledahan di rumahnya. Beratnya mencapai 32 gram,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf yang ikut mendampingi kegiatan penangkapan pada Jumat (2/10).

Ditemukannya barang bukti tersebut di lantai dua rumah pelaku. Petugas juga menemukannya dalam dus berisi pakaian kotor dan bantal. “Dalam pakaian kotor itu ditemukan tas plastik hitam yang isinya klip berisi sabu-sabu. Ada juga timbangan elektrik dan klip plastik kosong,” ujarnya.

Lebih lanjut barang bukti yang menguatkan peran YY sebagai pengedar sabu-sabu, anggota kepolisian turut mengamankan telepon genggam dan uang tunai Rp46 juta, perhiasan emas, Dan buku rekening tabungan milik YY.

“Jadi kita menduga dia berdagang sate ini hanya jadi kamuflase dia untuk mengedarkan narkoba,” katanya.

Lanjut Helmi, aksi penangkapan YY di rumahnya yang juga menjadi tempat dia berniaga, terungkap dari adanya informasi masyarakat. Bersama Tim Operasional Polres Dompu, personel gabungan yang berada di bawah kendali AKP I Made Yogi Purusa Utama itu langsung membawa YY beserta barang bukti ke Mapolres Dompu.

“Jadi untuk pengembangan, kasusnya kami titipkan di Polres Dompu,” ucapnya.

Pidana menanti akibat perbuatannya, kini YY yang telah diamankan petugas terancam pidana hukuman paling singkat empat tahun penjara. Ancaman hukuman tersebut sesuai dengan sangkaan pidana Pasal 112 Ayat 2 dan Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika.(red/ma)

- Advertisement -

Latest news

Presiden Joko Widodo Batalkan Investasi Miras

Kabarmetro.id, JAKARTA - Setelah mendengar masukan, saran dan kritik dari para tokoh bangsa, para ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nadhlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan...
- Advertisement -

Kapolres Bersama Wabup Humbahas Resmikan Desa Siambaton Sebagai Kampung Tangguh

Kabarmetro.id, HUMBAHAS - Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, S.H, S.I.K, M.H bersama Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, SH, MH meresmikan...

Wali Kota Habib Hadi Gandeng Pemprov Jatim Minimalisir Terjadinya Banjir

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pasca banjir melanda dua kelurahan di wilayah selatan Kota Probolinggo, Jumat malam (26/2) pekan lalu, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin...

KPK Klaim Belum Menyerah Buru Harun Masiku

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim belum menyerah untuk memburu dan membekuk mantan Caleg PDIP, Harun Masiku. Sudah lebih dari setahun, lembaga antikorupsi...

Related news

KPK Klaim Belum Menyerah Buru Harun Masiku

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim belum menyerah untuk memburu dan membekuk mantan Caleg PDIP, Harun Masiku. Sudah lebih dari setahun, lembaga antikorupsi...

Nurdin Sangkal Suap, KPK: Kami Punya Bukti Kuat!

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tak ambil pusing dengan pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah yang membantah menerima suap dan gratifikasi terkait...

Sidang Perkara Kebakaran Kejagung RI Hadirkan Saksi JPU

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perkara kebakaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan agenda meminta keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU),...

Nurdin Abdullah: Demi Allah Saya Tidak Tahu

Kabarmetro.id, JAKARTA - Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku tidak tahu apa-apa perihal kasus dugaan suap yang menyandungnya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah tetapkan...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan