32.2 C
Jakarta
Selasa, Maret 2, 2021

Diduga Tidak Mengantongi Ijin RPA di Desa Sagaran

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, Sukabumi – Rumah pemotongan ayam (RPA) di Kampung Cikawung RT 04 RW 05, Desa Sagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, diduga ilegal karena tidak mengantongi ijin dari instansi terkait.

Pantauan beberapa wartawan, Jumat (25/9), komplek rumah pemotongan ayam (RPA) juga tidak memenuhi standar karena fasilitas dan alat pemotongan ayam tidak steril.

Dengan ditemukannya tersebut masih banyak kotoran dan limbah ayam yang berada di area tempat pemotongan ayam. Begitu juga dengan bak pencucian ayam yang darahnya masih kelihatan mengendap dan lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga yang padat penduduk.

Selain itu, penampungan limbah bulu-bulu ayam masih jauh dari kapasitas ayam yang dipotong.

Idris, pemilik usaha RPA mengaku bahwa usaha ayam potong ini sudah beroperasi selama satu bulan dan setiap hari bisa memotong 300 sampai 500 ekor ayam yang pelaksanaan pemotongannya dimulai pada malam hari hampir pertengahan malam.

“Kami pun sudah menyediakan bak penampungan limbah seperti bekas bulu-bulu ayam, limbah kotoran usus, maupun darah ayam sudah tersedia.”

Untuk pembuangan air bekas pencucian ayam kami buat saluran paralon air ke solokan. Secara lisan perijinan lingkungan kami sudah tempuh tanpa tulisan kepada warga sekitar, ujarnya.

“Untuk perijinan kepada pemerintah setempat maupun pemerintah daerah belum kami tempuh,” tambahnya.

Kepala Desa Sasagaran Abduloh menyatakan, pihaknya baru mendengar dari wartawan terkait usaha rumah potong ayam yang lokasi di Kampung Cikaung RT 04 RW 05.

“Begitu pula dengan laporan dan ijin kepada desa yang saya pimpin tidak ada laporan dari si pemilik perusahaan rumah ayam potong tersebut,” ungkapnya.

Ia juga mengaku belum pernah didatangi pemilik usaha rumah ayam potong itu.

“Atas pemberitahuan dan laporan rekan-rekan permasalahan rumah potong ayam tersebut kami ucapakan terima kasih. Sesuai dari pada itu kami akan memanggil pihak-pihak yang terkait di wilayah kami,” pungkasnya.

Dengan banyaknya perusahaan rumah potong ayam di wilayah Kabupaten Sukabumi yang tidak memiliki ijin dari pemerintah daerah dan pemerintah setempat diharapkan harus cepat bertindak tegas serta memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.(tim/ach)

- Advertisement -

Latest news

Terpadu Konektivitas Wilayah Metropolitan Jabodetabek, Jalan Tol Cengkareng – Batuceper – Kunciran Rampung Maret 2021

Kabarmetro.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan Jalan Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran sepanjang 14,19...
- Advertisement -

Hari Pertama, Bupati Nina Agustina Sidak Dua Pusat Pelayanan Masyarakat

Kabarmetro.id, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Nina Agustina, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pusat pelayanan masyarakat yakni Kantor Kecamatan Losarang dan Indramayu, Senin (1/3/). Upaya...

Tes Urin, Polsek Dolok Sanggul dan Rutan Klass IIB Serta Warga Binaan

Kabarmetro.id, HUMBAHAS - Rutan Klass IIB Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Polsek Dolok Sanggul menggelar tes urin narkoba terhadap petugas dan warga binaan sekaligus melakukan...

Lancar, Sertijab Bupati Melawi di Rujab Bupati

Kabarmetro.id, MELAWI - Setelah Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Wakil Bupati Melawi. Drs. Kluisen resmi dilantik oleh Gubernur Kalimantan Barat pada...

Related news

Disulap! Lahan Kosong Dijadikan Kampung Sayur Sejati

Kabarmetro.id, PROBPLINGGO - Warga RT 04/ RW 02 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, kompak dan saling bahu membahu saat menanam hingga memanen sayur...

Dapat Banyak Penghargaan, KPK OTT Gubernur Sulsel

Kabarmetro.id, JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, (26/2) malam. Nurdin merupakan...

Pengusaha Fotocopy Bangkrut Dimasa Pandemi

Kabarmetro.id, MAJALENGKA - Ternyata bukan pedagang makanan saja yang terimbas oleh bencana corona virus yang melanda setiap negara khususnya di Majalengka tetapi pengusaha fotocopy...

Warkop Sustainable Coffe Konsep Bisnis Peduli Lingkungan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kopi berkelanjutan adalah kopi yang ditanam dan dipasarkan untuk keberlanjutannya. Kopi memiliki sejumlah klasifikasi yang digunakan untuk menentukan partisipasi petani (atau...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan