Diduga Proyek Siluman Pembangunan SDN 02 Sempora Cibinong Bogor

Kabarmetro.id, Bogor – Pekerjaan rehab kantor perpustakaan SDN 02 sempora jadi bahan perbincangan warga sekitar sekolah sudah dikerjakan lebih satu minggu tapi tidak ada nama pada papan pekerjaannya.

Itu bukan dari dinas ya pak, salah seorang warga berinisial UG di sekitar sekolahan yang sedang gotong-royong. Sabtu pagi (26/9).

Ketika kabarmetro.id meninjau lokasi, dan bertanya ke beberapa pekerja bangunan mengatakan, “Kami tidak tahu pak masalah peroyek ini, kami hanya kerja, kami orang Sukabumi.”

BACA JUGA:  Abaikan Putusan MA Romlah Minta Segera Eksekusi Oleh PN Indramayu

Saat ditanya kembali, siapa pemborongnya, jawabnya pekerja bangunan, “Kami tidak tau namanya kami manggilnya haji aja,” ujarnya.

Ketika dihubungi awak media melalui telepon genggam, pemborong bangunan pak Haji (panggilan dari pekerja bangunan) mengatakan, saya jauh nanti aja kita ketemu, ujarnya. Kamis (24/9).

Saat ditanya kembali, proyek dari mana dananya dan apakah boleh memakai barang bekas seperti baja ringannya, “Kalau itu tanya aja Kepala Sekolah (Kepsek) saya cuman belanja barang,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bupati Ciamis Prioritaskan Pemulihan Ekonomi

Kami pun menghubungi Kepala Sekolah 02 Sempora melalui telepon genggamnya, ia tidak bersedia menerima telepon dan tidak beberapa lama suara perempuan mengangkat dan mengatakan saya bukan Kepsek 02 Sempora, ujarnya.

Ketika akan dikonfirmasi Nurjanah, Kabid Sarpas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Salah seorang Satpam mengatakan, “ibu lagi rapat tidak bisa di ganggu besok saja pak,” ujarnya.

BACA JUGA:  Semangat Polres Melawi Dan Seluruh Jajaran Meningkatkan Serta Mendisiplinkan Masyarakat dan Pelaku Usaha Untuk Patuh Pada Protokol Kesehatan

Pemerhati bangunan M. Subahan mengatakan, “Saya tadi pagi sudah ke lokasi dan melihatnya memang banyak kejanggalan papan nama peroyek tidak ada.”

Kepsek 02 Sempora, seperti ada yang di tutup-tutupi dan takut ditemui wartawan dan LSM. Semua juga bisa dilihat, seperti ada kejanggalan bangunannya. Nanti Senin (28/9) akan saya tanyakan ke Kadisdik, tutup Subahan.(jel)

 74 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *