PKPU Nomor 13 Tahun 2020 Larang Konser Musik dan Keramaian

Kabarmetro.id, Jakarta – Revisi PKPU (Peraturan KPU) oleh KPU terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Aturan itu telah diubah menjadi PKPU Nomor 13 Tahun 2020, KPU telah melarang adanya konser musik, dan juga kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi hal tesebut menyambut baik adanya revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). Ia berharap hal tersebut bisa membuat penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 dapat berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  Pede Paslon Toto-Deis Akan Raup 25 Persen Kecamatan Pilkada di Indramayu

Dasco juga mengimbau agar revisi PKPU dapat diimplementasikan dengan baik di lapangan.

“Namun PKPU kalau cuma tertulis itu tidak ada artinya, dan harus dilaksanakan dengan sesungguhnya dan sebaik-baiknya ketika diimplementasikan di lapangan,” ujar Dasco di DPR, Jakarta, Jumat (25/9).

BACA JUGA:  Digelar Secara Virtual, Rapat Koordinasi TNI Polri di Kalbar Bahas Kesiapan Pilkada dan Penanganan Covid-19

Ia meminta kepada pihak penyelenggara Pilkada untuk mampu mengawasi dan memonitor pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sesuai dengan peraturan KPU yang ada.

Dasco menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi PKPU yang telah direvisi tersebut, jika ada temuan dan banyak pelanggaran yang terjadi selama Pilkada.

BACA JUGA:  Petahana Bupati Humbahas Lawan Kotak Kosong Pada Pilkada Desember 2020

“Kami akan memonitor sejauh mana implementasi di lapangan sesuai dengan peraturan tersebut. Apabila kemudian implementasinya dirasa dalam jangka waktu tertentu terjadi banyak pelanggaran maka bukan tidak mungkin kami akan adakan evaluasi kembali,” tegasnya. (red/fa)

 34 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *