31.5 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Walaupun Kantongi Sertifikat Pendidik, Belum Tentu Lulus 19 Pelamar CPNS

- Advertisement -
- Advertisement -

Walaupun Kantongi Sertifikat Pendidik, Belum Tentu Lulus 19 Pelamar CPNS

Kabarmetro.id, Mataram – Oemerinta Kota (Pemko) Mataram melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, mulai mengintegrasikan nilai seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang calon pegawai negeri sipil di Lingkup Pemkot Mataram. Meskipun 19 pelamar telah mengantongi sertifikat pendidikan tentu dijamin lulus.

Baiq Nelly Kusumawati Kepala BKPSDM Kota Mataram menjelaskan, pelaksanaan SKB telah berakhir dengan tingkat partisipasi peserta mencapai 98 persen. Dua peserta, masing-masing satu orang didiskualifikasi karena terlambat. Satu peserta lainnya dijadwalkan ulang mengikuti SKB karena terkonfirmasi positif Covid-19. “Yang terlambat ini hari terakhir kemarin. Dia kira jadwal tesnya jam 4 sore. Padahal, kita sesi terakhir itu sampai jam 1 siang,” kata Nelly saat dikonfirmasi. Kamis, (24/9)

Semua formasi dipastikan terisi, kecuali tiga jabatan yakni dua formasi anestesy dan guru kelas. Tak terisinya tiga formasi tersebut bukan berarti tidak ada pelamarnya. Melainkan mereka tidak lulus nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar. Formasi itu kembali diajukan ke Badan Kepegawaian Negara untuk kebutuhan pegawai tahun 2020. “Sudah kita usulkan dari 400 formasi kebutuhan tahun 2020-2021,” sebutnya.

Nelly menyampaikan, pihaknya mulai mengintegrasikan nilai SKD dan SKB. Hasil perhitungan akan divalidasi kembali oleh Badan Kepegawaian Negara.

Walaupun ada 19 pelamar yang memiliki sertifikat pendidik belum bisa dijamin lulus. Sertifikat pendidikannya akan diverifikasi kembali keabsahannya ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Belum tentu juga lulus. Walaupun memang yang punya serdik ini memiliki nilai sempurna. Sekarang tergantung hasil verifikasi,” jelasnya.

H. Ahmad Muja Kepala Bidang Pengembangan Aparatur pada BKPSDM menambahkan, sebenarnya banyak peserta yang melaporkan memiliki sertifikat pendidik. Tetapi serdik digunakan sebagai acuan adalah ketika mendaftar. Praktis penilaian serdik tidak bisa digunakan. “Sertifikat pendidik ke luar setelah mereka mendaftar. Acuan kita sesuai aturan saat mendaftar,” tegasnya.

Bagi pelamar yang sudah memiliki serdik memiliki bobot dengan nilai 60 persen. Nilai itu akan diintegrasikan dengan nilai SKD. Tetapi apabila nilai SKB lebih besar dari bobot serdik maka nilai SKB dijadikan acuan. “Makanya kita sarankan untuk ikut SKB walaupun mereka sudah punya serdik,” tutupnya.(red/ma)

- Advertisement -

Latest news

Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti 20 Kilogram Sabu

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Sebanyak 20,141 kilogram narkoba jenis sabu dari empat kasus pengungkapan di bulan Februari 2021, dimusnahkan dengan cara dibakar. Di halaman Direktorat...
- Advertisement -

Resmi Dilantik, Salah Satu Kades Muda Kelakik Maman Rahmad, SE

Kabarmetro.id, MELAWI - Pelantikan 111 Kepala Desa Sekabupaten Melawi yang dilantik langsung oleh Bupati Melawi H Dadi Sunarya Usfa Yusra di halaman Pendopo Rumah...

Anggota DPRD Supriyanto: Ciptakan Budaya Bersih di Lingkungan Kita

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Warga yang tergabung di KTS Kang Say Sejati Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo bahu membahu bersihkan rumput liar di wilayah...

Hasil Rapid Test Antigen, Nihil Positif Covid-19 Kerumunan Jokowi di NTT

Kabarmetro.id, JAKARTA - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura mengungkapkan tak ada warga yang terpapar Covid-19 dalam kerumunan...

Related news

Resmi Dilantik, Salah Satu Kades Muda Kelakik Maman Rahmad, SE

Kabarmetro.id, MELAWI - Pelantikan 111 Kepala Desa Sekabupaten Melawi yang dilantik langsung oleh Bupati Melawi H Dadi Sunarya Usfa Yusra di halaman Pendopo Rumah...

Anggota DPRD Supriyanto: Ciptakan Budaya Bersih di Lingkungan Kita

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Warga yang tergabung di KTS Kang Say Sejati Kelurahan Jati Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo bahu membahu bersihkan rumput liar di wilayah...

Kapolres Bersama Wabup Humbahas Resmikan Desa Siambaton Sebagai Kampung Tangguh

Kabarmetro.id, HUMBAHAS - Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, S.H, S.I.K, M.H bersama Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, SH, MH meresmikan...

Wali Kota Habib Hadi Gandeng Pemprov Jatim Minimalisir Terjadinya Banjir

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pasca banjir melanda dua kelurahan di wilayah selatan Kota Probolinggo, Jumat malam (26/2) pekan lalu, Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan