Petani Hasilkan 9,5 Ton Per Hektar Dengan Menggunakan Pupuk Organik

Kabarmetro.id, Indramayu – Kegigihan para petani di Blok Brungut Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu, Jawa Barat, mampu mengembangkan hasil pertanian dengan menggunakan pupuk organik. Dengan menggunakan pupuk organik petani mampu menghasilkan padi sebanyak 9,5 ton per hektar.

Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat menyampaikan, keberhasilan para petani ketika melakukan kunjungan kerja di desa tersebut, Rabu (23/9).

BACA JUGA:  HUT RI Ke-75 DANDIM 0210 TU DAN KAPOLRES TAPUT LUNCURKAN 6 UNIT MOBIL INTERNET GRATIS

Ia menegaskan, apa yang dilakukan oleh para petani di Sukagumiwang ini harus diapresiasi karena mereka sangat inovatif dalam melaksanakan pertanian sebagai pekerjaan utamanya.

Pupuk organik ini digunakan ternyata lebih ekonomis dan dapat mengurangi biaya produksi bila dibandingkan dengan penggunaan pupuk kimia.

BACA JUGA:  Kabaharkam Polri Jaga Komitmen Utamakan Produk Dalam Negeri untuk Almatsus Polri

“Dengan produksi 9,5 ton per hektar ini menjadi terobosan bagi petani karena dapat meningkatkan produksi padi dan juga menekan biaya produksi untuk kebutuhan pupuk,” jelasTaufik.

Salah seorang petani Abdul Azis menyampaikan, dengan kondisi pertanian yang bagus ini harus didukung dengan saluran irigasi yang baik dan lebih maksimal.

“Alhamdulillah dengan pupuk organik ini kami mengalami peningkatan produksi padi. Kami berharap juga ada perbaikan saluran irigasi ke areal pesawahan kami,” kata Abdul.

BACA JUGA:  Salurkan 165 Ton Beras Untuk Masyarakat

Petani lainnya, Lutfi menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Pemkab Indramayu ini. Dirinya mengapresiasi langkah pemerintah yang terus memberikan perhatian kepada sektor pertanian. (red/diskominfo)

 3,191 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *