Menperin: Industri Makanan dan Minuman Sektor Potensial untuk Terus Dipacu

Jakarta, kabarmetro.id – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terus memantau dan menjaga sektor industri manufaktur strategis di tengah pandemi Covid-19.

Diantaranya adalah industri makanan dan minuman yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik, namun operasional pabrik harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Dalam keterangan tertulis Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, “Industri makanan dan minuman merupakan sektor yang sangat potensial untuk terus dipacu karena juga memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional”. Sabtu (19/9/2020).

BACA JUGA:  KPK Sita Uang dan Mobil Edhy Prabowo

Ia mengemukakan, umumnya karyawan pabrik yang terpapar virus korona, penyebabnya berasal dari luar lingkungan kerjanya. “Mungkin mereka di luar pabrik tidak memperhatikan protokol kesehatan ketika berkerumun. Karena saya yakin, penyebaran virus di perusahaan sangat minim,” ujarnya.

Dari jumlah kasus positif virus korona di Indonesia saat ini, yang merupakan karyawan pabrik sekitar dua persen. “Kami telah mengimbau kepada pelaku industri agar juga memperhatikan kegiatan para pekerjanya di luar, baik itu sebelum atau sesudah mereka masuk pabrik,” ungkap Agus.

BACA JUGA:  Jokowi Bahas Kapasitas RSD Wisma Atlet dan Hotel untuk Pasien Covid-19

Dengan kata lain, Kemenperin bersama pemangku kepentingan terkait aktif berkoordinasi untuk dapat mengawasi penerapan protokol kesehatan di sektor industri. “Jadi, para petugas di lapangan harus tegas untuk menindak bagi yang belum menjalani secara disiplin,” pintanya.

Agus juga menyampaikan, perusahaan yang sudah memegang Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dinilai mampu meningkatkan produktivitasnya di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. “Ini terbukti dari Purchasing Managers’ Index (PMI) yang mulai meningkat. Karena IOMKI ini menjaga bagian supply­­-nya agar tidak terganggu, baik untuk pasar domestik maupun ekspor,” jelasnya.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi: Upaya Pemerintah Tuntaskan HAM Masa Lalu Secara Bijak dan Bermartabat

Menteri Agus mengimbau agar pelaku industri di tanah air tetap optimistis menghadapi masa pandemi saat ini, dengan terus produktif dan inovatif. “Sebab, sektor manufaktur, seperti industri makanan dan minuman selama ini menjadi penopang atau motor penggerak bagi perekonomian kita,” tegasnya.(Red/ehs)

 3,011 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *