29.9 C
Jakarta
Jumat, Maret 5, 2021

Diduga Sarang Baru Narkoba Kemenkes Diminta Cabut Ijin RS Radjak Salemba

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta, kabarmetro.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta segera mencabut Ijin Operasi Rumah Sakit Swasta Radjak Hospital yang berada di Salemba Tengah, Jakarta Pusat.

Rumah sakit ini diduga sudah beberapa kali menjadi tameng, tempat berlindung dan penampungan para penjahat, seperti bandar narkoba dari Lapas Salemba.

Di rumah sakit ini pula bandar narkoba bisa melancarkan aksinya dengan tetap memproduksi narkoba dan diedarkan ke masyarakat.

Riswan Siahaan Koordinator Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menuturkan, pihaknya sudah berkali-kali mendesak Kalapas Salemba, Dirjen PAS, Menkumham dan kini Kementerian Kesehatan, agar memberantas kejahatan dan peredaran narkoba di wilayah itu.

Dalam aksi-aksi unjuk rasa yang dilakukan JIHN meminta dengan tegas agar Menteri Kesehatan segera mencabut Ijin Rumah Sakit Swasta Radjak Hospital yang berlokasi di Salemba Tengah, Jakarta Pusat, karena diduga menjadi ‘sarang baru’ para bandar menggelar aksi kejahatan narkotika.

Radjak Hospital belakangan ini kini menjadi salah satu sorotan publik.

Persoalannya datang dari rumah sakit, yakni dari ruang VVIP untuk pasien, tahanan narkoba Rutan Salemba berinisial AU (42) menggunakan ruangan tersebut untuk memproduksi dan mengedarkan narkoba jenis esktasi.

AU ditangkap Satuan Reskrim Polsek Sawah Besar pada Rabu (20/08/2020) setelah lebih dahulu menangkap MW (36) yang merupakan kurir AU.

Pada Rabu (9/9/2020), puluhan massa aksi JINH menggelar unjuk rasa di depan Kementerian Kesehatan. Mereka memprotes ijin Rumah Sakit Swasta Abdul Radjak, karena telah membiarkan rumah sakit itu menjadi tempat memproduksi Narkoba.

Riswan Siahaan meminta Menteri Kesehatan, Terawan untuk mengevaluasi peristiwa tersebut, agar tidak menjadi benalu bagi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 ini.

“Rumah sakit perannya sangat sentral hari ini, tapi kok malah digunakan untuk hal-hal yang justru menyebabkan keresahan bagi masyarakat. Beliau (Terawan) harus segera usut tuntas kasus ini, karena bisa menjadi benalu bagi masyarakat,” tutur Riswan Siahaan, kepada wartawan, Rabu (16/09/2020).

Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit (Ditjen Yankes) dr Riut, menanggapi hal tersebut mengaku turut prihatin, karena penyalahgunaan dari pelayanan rumah sakit.

“Di sini kami prihatin karena ada penyalahgunaan dari pelayanan oleh rumah sakit tersebut. Sebagai fungsi pengawasan selanjutnya kami akan melakukan audit,” ujar dr Riut, saat menerima perwakilan massa aksi JIHN, di Ruang Papat Kementerian Kesehatan.

Ia menambahkan, pengauditan itu akan dilakukan bersama instansi terkait. “Kami akan melaksanakan audit operasionalisasi pelayan rumah sakit dan audit medic kedua hal ini akan kami selengarakan bersama Dinas Kesehatan Provinsi dan Badan Pengawasan Rumah Sakit Provinsi DKI Jakarta,” jelasnya.

Kementerian Kesehatan, sambung dokter Riut, akan mengusut hal ini dan akan menyampaikan hasil auditnya. “Nanti hasil auditnya akan kita sampaikan,” tandasnya. (Red/FA)

- Advertisement -

Latest news

Kapolri Resmikan Kampung Tangguh dan Aplikasi Polisi Dulur Kito di Palembang

Kabarmetro.id - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan serangkaian kegiatan dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (4/3). Selain meresmikan Kampung Tangguh Mang...
- Advertisement -

Gerakan Pemuda Ansor Kraksaan Bersihkan Lumpur Banjir Dringu

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Ratusan anggota Gerakan Pemuda Ansor Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Dringu dalam membersihkan akses jalan warga...

Pemkab Lakukan Pendataan di Pasar Tradisional Terutama Kios Daging

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melakukan pengawasan, pendataan dan pembinaan kios daging/produk hewan di pasar...

Presiden Joko Widodo Serukan Cinta Produk Dalam Negeri

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan cinta produk dalam negeri. Kementerian Perdagangan harus mempunyai kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan produk...

Related news

Pesan Ketua Dekranasda Tingkatkan Daya Saing Bagi Pelaku Usaha

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Probolinggo Aminah Hadi Zainal Abidin didampingi Kepala DKUPP Fitriawati mengikuti rangkaian HUT Dekranas ke...

Herdi Pengrajin Kandang Domba Pesanan Order Sudah Diluar Jabar

Kabarmetro.id, MAJALENGKA - Komunitas domba ditiap daerah sangat banyak dan perkembangannya sangat pesat karena domba selain kebutuhan akan dagingnya juga di beberapa daerah sering...

Bupati Purwakarta Gulirkan Program Penguatan Ekonomi Sektor Perdagangan

Kabarmetro.id, PURWAKARTA - Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta terus menggulirkan sejumlah program guna mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan industri mandiri yang berwawasan lingkungan di wilayahnya. Bupati...

Kodim 0820/Probolinggo Selenggarakan RAT Tutup Buku TA 2020

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Primkop Kartika 0820 selenggarakan RAT TA 2020 bertempat di Lapangan Tenes Makodim 0820/Probolinggo, Jln. Panglima Sudirman No.73 Kelurahan Kebonsari Kulon Kecamatan...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan