Denda Rp 100 Ribu untuk Warga Tak Bermasker

Pati, kabarmetro.id – Meningkatnya kasus Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir membuat Bupati Pati, Haryanto mengambil langkah tegas antara lain menerapkan sanksi denda Rp 100 ribu bagi masyarakat umum yang tidak menggunakan masker.

“Kami menerapkan aturan ini karena masyarakat banyak yang tidak jera dengan sanksi sosial seperti diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 49 tahun 2020. Maka perlu diambil langkah tegas dengan meningkatkan sanksi,” ujarnya, usai menerima bantuan pelindung wajah (face shield) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di
Pendopo Kabupaten Pati, akhir pekan lalu.

BACA JUGA:  PN Jakarta Pusat Kembali Beroperasi

Pihaknya menerima 38.080 face shield melalui kegiatan Jaring Pengaman Ekonomi Tahap II APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2020. Produk tersebut hasil karya perempuan kepala keluarga, perempuan penyandang disabilitas, perempuan korban kekerasan, perempuan migras, dan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Bupati Pati yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati mengungkapkan, pengenaan sanksi denda beragam sesuai kategori masyarakat. Jika pelanggarnya masyarakat umum dikenakan denda Rp 100 ribu, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) jumlahnya berbeda yakni Rp 300 ribu.

BACA JUGA:  Kegiatan Hunting Ops Yustisi Gaktiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Serentak Sesuai Inpres No.6 Tahun 2020 di Wilkum Polres Subang Polda Jabar

Demikian pula dengan restoran, kafe, dan sejenisnya jika kedapatan terdapat orang tak bermasker di dalamnya maka pengelola dikenakan sanksi Rp 1 juta.

Setelah diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 66 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Pati Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Pati.

BACA JUGA:  Patroli Perusahaan Wilayah Hukum Polsek Klari

Dengan terbitnya perbup tersebut juga diikuti sejumlah surat edaran (SE) bupati. Di antaranya SE Nomor 443.1/2136 tahun 2020 tentang pemberlakuan jam malam dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Pati. Jam malam diberlakukan mulai pukul 22.00 hingga 04.00.

Ketentuan itu diberlakukan mulai 14 September sampai batas waktu yang belum ditentukan. “Selama pemberlakuan jam malam, warga yang ada di wilayah Kabupaten Pati dilarang beraktivitas di luar rumah/tempat tinggal,” tegasnya. (Red/Tim)

 15,100 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *