Tolak Otsus Masyarakat Sorong Raya Gelar Demo

Sorong, kabarmetro.id – Bergabungnya antara mahasiswa dan masyarakat dalam Front Rakyat Papua (FRP) di Sorong gelar aksi demo damai menolak keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) jilid II negara.

Korlap aksi Epey Tarami mengatakan, selama Otsus diberikan dari 2001 hingga berakhirnya pada 2021, tidak ada manfaat, malah penderitaan yang selalu dihadapi oleh rakyat Papua.

Tarami menambahkan, karena semua kewenangan di atur oleh Jakarta tanpa melibatkan orang Papua sebagai subjek pelaksanaan Otsus itu.

BACA JUGA:  Polda Jabar Memperingati Tahun Baru Islam 1442 Hijriah Dengan Aplikasi _Zoom Cloud Meetings di Masjid Al Amman

“Otsus tidak berpihak kepada OAP, karena selama Otsus ada hanya di manfaatkan oleh para pejabat dan borjuis di negeri ini.

Maka itu atas nama rakyat Papua yang selama ini tertindas, kami Front Rakyat Papua dengan tegas Otsus jilid II dan mengutuk segala bentuk upaya yang di lakukan pemerintah untuk melanjutkan Otsus,” tegas Tarami dilansir dari suarapapua.com usai gelar Demo di Ramayana Mall Klademak 2 Kota Sorong, Kamis (10/9/2020).

BACA JUGA:  Solidaritas Tanpa Henti, Srikandi Luak 50 Bantu Lansia

Kedepan pihaknya akan terus melakukan aksi penolakan Otsus dan mengelar Petisi Rakyat Papua (PRP), sesuai undang-undang Otsus Papua Nomor 21 pasal 77.

“UU Otsus pasal 77 sudah sangat jelas, maka kami akan terus bersuara menolak Otsus kemudian akan pendukung aksi Petisi Rakyat Papua (PRP), hingga pemerintah benar-benar mendengar apa yang rakyat Papua inginkan,” tegas Tarami.

Sekretaris Korlap aksi demo Demianus Asem mengatakan, Otsus tidak bisa di lihat dari besarnya uang yang diberikan Pemerintah Indonesia, tetapi Otsus ada keberpihakan terhadap Orang Asli Papua.

BACA JUGA:  Bupati Ciamis Serahkan Maskara Untuk 6 Desa Yang Berprestasi

Otsus Telah Gagal
“Otsus tidak bisa di lihat dari besarnya uang yang diberikan tetapi harus dilihat dari semua aspek, karena sampai hari ini mama-mama masih berjualan di atas trotoar jalanan, tidak ada pendidikan dan kesehatan gratis bagi rakyat Papua sendiri. Maka dengan itu kami tolak Otsus dilanjutkan,” tegas Demianus. (Red)

 4,572 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *