Terkait Laporan Masyarakat Proyek Peningkatan Kapasitas TPA Pecuk DPRD Indramayu Angkat Bicara

Indramayu, kabarmetro.id – Terkait proyek peningkatan kapasitas TPA Pecuk,
sejumlah masyarakat dan media melakukan laporan atas dugaan penyimpangan proyek TPA Pecuk ke Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu.

DPRD Kabupaten Indramayu, angkat bicara terkait proyek peningkatan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Blok Pecuk.

“Pasalnya tidak ada pemberitahuan terkait isu yang berkembang dengan adanya dugaan pelanggaran pekerjaan, kami siap panggil pihak ketiga, LH, dan yang berkaitan,” ujar Alam, Jumat (29/08/2020).

Pasalnya kantor UPT TPA Pecuk disulap menjadi direksi keet, padahal dalam RAB jelas telah dianggarkan. Pada saat konferensi pers di aula Kecamatan Sindang, pada tanggal 25 Agustus 2020, konsultan dari PT Putra Kencana telah menyampaikan.

BACA JUGA:  Dialog Antara Forum Wartawan, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Kejaksaan Tinggi

“Saya akan jawab terkait pertanyaan teknis saja, jika di luar dari pada itu saya tidak ada kapasitas dan untuk tahap awal, pekerjaan baru sampai pada Site Landfille, galian, pemadatan dan pengerasan, setelahnya akan ada tahapan-tahapan yang lainya,” tambahnya.

Sebelumnya DPRD Kabupaten Indramayu telah melakukan Kunjungan Lapangan (Kunlap) di TPA Pecuk, kunjungan tersebut dalam rangka pelaksanaan kewajiban sebagai mitra kerja. Namun saat disinggung terkait hasil Kunlap, ia berujar hanya kunjungan kewajiban dan rutin, tidak ada kaitan dengan kegiatan proyek di TPA.

BACA JUGA:  Kawal Aspirasi Aliansi Mahasiswa dan Buruh Desak DPRD Majalengka Tolak Omnibus Law

Abdul Rojak di komisi IV menambahkan, “Kami Kunlap jauh sebelum kegiatan itu berjalan, kunjungan itu kewajiban kami dan rutin dengan semua mitra kerja kami, kami juga tidak tahu kalau akan ada kegiatan peningkatan kapasitas TPA Pecuk,” ucapnya di ruang komisi.

Ketua komisi IV, Alam Sukma jaya mengatakan, bahwa sesuai keterangan Rojak selama ini ia telah menjalankan kewajiban, komisi IV kurang mengetahui secara persis dengan isu pekerjaan peningkatan kapasitas proyek TPA Pecuk.

BACA JUGA:  Setiap Minggu Polres dan Kodim Pati Dirikan Dapur Umum Juga Bagikan Nasi Kotak kepada PKL Hingga Tukang Becak

“Saya hanya menambahkan dari pak Rojak, jadi kami itu kunjungan kerja tidak berkaitan dengan pelaksanaan TPA, dan sebelumnya kami juga tidak diberikan pemberitahuan kalau ada kegiatan tersebut oleh Dinas Lingkungan Hidup,” tambahnya lagi.

Sebelumnya PT Putra Kencana diperiksa Polda Jabar tentang pekerjaan di TPAS Jalupang, karawang saat selesai kegiatan tahun 2016, pihak PT Putra Kencana akui pernah bermasalah, seperti yang dirilis, https://www.koransinarpagijuara.com/2019/10/31/direktur-pt-putra-kencana-akui-proyek-tpas-jalupang-bermasalah/. (Red)

 165 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *