27.9 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Sepakat Orang Tua Murid dan Guru Untuk Belajar 3 Hari Dalam Seminggu

- Advertisement -
- Advertisement -

Melawi, kabarmetro.id– Antonius Tepen salah satu wali murid SMP Satu Atap di desa Nanga Pak Kecamatan Sayan, Kabupaten Melawi, mengeluh. Mengapa demikian, karena Deni selaku kepala sekolah guru SMP yang bertugas jarang mengajar atau malas masuk ke sekolah.

“Kami mohon ke pengawas sekolah atau siapapun saja yang ikut prihatin kepada putra-putri kami supaya datang langsung ke sekolah di desa kami Nanga Pak,” tuturnya, Jum’at (4/9/2020).

Untuk mengambil langkah supaya belajar mengajar di masa Pendemi Covid 19 para guru mengundang orang tua murid rapat Untuk mengambil langkah agar anak tetap belajar.

Keputusan yang diambil kedua belah pihak orang tua murid yaitu datang ke sekolah tiga hari dalam seminggu namun hal tersebut hanya berlaku berjalan 3 hari saja setelah itu sampai saat ini tidak berjalan lagi seperti apa yang telah disepakati bersama.

jadi harapan kami selaku orang tua murid, guru harus siap ditempat agar dapat memberikan tugas setiap hari kepada murid sistem antar jemput, karena sistem Online di Desa ini tidak ada jaringan Sinyal.

“Lebih parah lagi SMP Nanga Pak hanya bergantung Kepada dua Orang Guru Hondor, Sedangkan Deni Guru bahasa Indonesia yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada tapi sejak SK nya terbit ke desa Nanga Pak sampai sekarang baru beberapa hari saja masuk mengajar kerumah sekolah.” Jelasnya.

Dalam hal ini, kami berharap ketegasan dari pemerintah daerah terhadap guru-guru SD, SMP di Desa Nanga Pak harus _setenbai_ di tempat untuk memberikan mata pelajaran ke Siswa walaupun tidak lansung bertatap muka ke Siswa/Murid. “Kalau terus-terusan terjadi seperti ini, bagaimana nasib putra-putri kami,” jelasnya.

Sekedar mengingat saja, guru adalah sebagai panutan serta sebagai orang tua yang mengayomi dan mengasuh siswa-siswinya yang berada di lingkungan formal, sejalan dengan profesional guru tugas utamanya adalah mendidik, mengajar, membimbing, melatih dan mengevaluasi peserta didik dijalur pendidikan formal.

Guru juga memiliki peran yang bersifat multi fungsi lebih dari sekedar yang kita tuangkan pada produk hukum tentang guru.

Tujuan pendidikkan yang diajarkan guru jelas harus menampakkan terjadinya perubahan dalam diri siswa-siswi dan yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang sulit menjadi mudah, dari tidak paham menjadi paham, dari yang tidak mengerti menjadi mengerti dan tidak terarah menjadi terarah. Disamping itu dapat membangkitkan motivasi belajar.” harapnya.(Jnr/Abd/Skn)

- Advertisement -

Latest news

Menempuh Titian Shiratal Mustaqiem

Oleh: Buya Masoed Abidin Al Jabbar ✐ Setelah Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail &...
- Advertisement -

Perdana, Bupati Melawi Buka MUSKOMCAB IV 2021

Kabarmetro.id, MELAWI - Pemuda Katolik Komisariat Cabang Melawi melaksanakan MUSKOMCAB IV dengan tema "Membangun Organisasi Yang Kuat, Melahirkan Pemimpin Yang Melayani." Kegiatan Muskomcab IV...

Mulai Divaksin Pedagang Pasar di Kota Bandung

Kabarmetro.id, BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung memulai vaksinasi Covid-19 kepada para pedagang di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/2). Kepala Dinkes...

Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) Peringati Pers HPN Ke 75

Kabarmetro.id, PRIBOLINGGO - 6Menutup akhir bulan Februari ini, Forum Wartawan Mingguan Probolinggo atau dikenal dengan F-Wamipro menyelenggarakan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 pada...

Related news

Usai Vaksinasi Guru, Baru Sekolah Dibuka

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pemerintah menargetkan akhir Juni 2021 sebanyak 5,5 juta guru dan dosen selesai divaksinasi virus corona (Covid-19). Pemerintah berharap usai vaksinasi sekolah...

Soal CPNS 2021, P2G Tagih Janji Mendikbud

Kabarmetro.id, JAKARTA - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menagih janji pemerintah yang mengatakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru akan tetap ada....

Kemendikbud Fokus Kembangkan Sarjana Terapan di Tahun 2021

Kabarmetro.id, JAKARTA - Tahun 2021 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan fokus pada pengembangan Sarjana Terapan (D4). Karenanya, Kemendikbud dipastikan menghapus dana dukungan...

Launching STIKIN, Sekjen Kemenag Sebut Beasiswa Dosen dan Guru Khonghucu

Kabarmetro.id, PURWOKERTO - Sekjen Kemenag Nizar melaunching sekaligus memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Sekolah Tinggi Khonghucu Indonesia (STIKIN), Purwokerto. Acara ini berlangsung secara...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan