28 C
Jakarta
Rabu, Januari 27, 2021

KPK Minta Bakal Calon Kepala Daerah Segera Lapor LHKPN

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta, kabarmetro.id – KPK menyebut penyerahan laporan kekayaan ini menjadi salah satu bentuk transparansi para calon kepala daerah dalam mengikuti Pilkada 2020.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta bakal calon kepala daerah yang bersaing di Pilkada 2020 untuk segera mengisi laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Laporan kekayaan para calon ini merupakan bentuk transparansi.
“Selain bentuk transparansi, pelaporan harta ini juga merupakan persyaratan pencalonan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding, seperti dikutip dari situs KPK, Rabu (2/9).

Ipi mengatakan bakal calon kepala daerah, yang bukan berstatus penyelenggara negara juga masuk dalam kategori wajib lapor khusus. Menurutnya, ketentuan itu sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Dalam UU Pilkada, tanda terima atas penyampaian LHKPN merupakan salah satu persyaratan dalam pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota.

KPK juga telah menerbitkan petunjuk teknis penyampaian dan pemberian tanda terima atas laporan harta kekayaan berupa Surat Edaran Pimpinan KPK Nomor 07.1 Tahun 2020 tanggal 31 Maret 2020.

Ada tiga hal yang diatur dalam surat edaran tersebut. Pertama, penyampaian LHKPN wajib dilaksanakan secara online melalui elhkpn.kpk.go.id. Kedua, KPK hanya memberikan tanda terima LHKPN setelah melalui proses verifikasi KPK.

Kemudian yang ketiga, tanda terima LHKPN yang dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan dalam pilkada merupakan tanda terima yang diberikan oleh KPK atas penyampaian LHKPN secara online sejak 1 Januari 2020 sampai dengan hari terakhir masa perbaikan syarat calon, baik dalam rangka pelaporan periodik maupun khusus.

Untuk mendukung kelancaran proses, KPK mengingatkan agar bakal calon menyesuaikan saat penyampaian LHKPN dengan masa perbaikan syarat pencalonan dan/atau syarat calon sebagaimana diatur dalam peraturan KPU yang berlaku.

“Hal ini untuk memastikan bakal calon memiliki waktu yang memadai untuk proses verifikasi dan/atau melengkapi kekurangan,” ujarnya.

Pilkada Serentak tahun 2020 bakal menjadi kontestasi politik elektoral secara bersamaan terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Sebab, Pilkada itu akan melibatkan 270 daerah dalam satu waktu.

Sebelumnya gelaran pilkada serentak ini sempat diragukan untuk digelar, karena di tengah kondisi pandemi virus corona (Covid-19). Namun, pemerintah dan Komisi II DPR RI akhirnya resmi menyetujui pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 digelar 9 Desember 2020. (Red)

- Advertisement -

Latest news

DPRD Mengelar Sidang Rapat Paripurna Penetapan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sintang

Kabarmetro.id, SINTANG - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri rapat paripurna ke-1 masa persidangan I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten...
- Advertisement -

Baznas Luncurkan Buku Asa Mustahik Kala Pandemi

Kabarmetro.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Layanan Aktif BAZNAS meluncurkan buku "Asa Mustahik Kala Pandemi", secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV,...

Ngopi Wae, Cara Ditlantas Polda Banten Disiplinkan Prokes Warga Banten

Kabarmetro.id, SERANG - Mendekatkan diri kepada masyarakat Ditlantas Polda Banten berikan himbauan dengan cara “Yuk Ngopi Wae”. Dimana kegiatan "Yuk Ngopi Wae" tersebut ialah salah...

Wakapolda Kaltim: Tangkap 7 Pelaku dan Amankan 6 Kg Sabu

Kabarmetro.id, BALIKPAPAN – Konferensi pers yang digelar Direktorat Narkoba Polda Kaltim tentang pengungkapan peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, Selasa (26/1). Wakapolda Kaltim Brigjen Pol...

Related news

DPRD Mengelar Sidang Rapat Paripurna Penetapan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Sintang

Kabarmetro.id, SINTANG - Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH menghadiri rapat paripurna ke-1 masa persidangan I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten...

Baznas Luncurkan Buku Asa Mustahik Kala Pandemi

Kabarmetro.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Layanan Aktif BAZNAS meluncurkan buku "Asa Mustahik Kala Pandemi", secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV,...

Ngopi Wae, Cara Ditlantas Polda Banten Disiplinkan Prokes Warga Banten

Kabarmetro.id, SERANG - Mendekatkan diri kepada masyarakat Ditlantas Polda Banten berikan himbauan dengan cara “Yuk Ngopi Wae”. Dimana kegiatan "Yuk Ngopi Wae" tersebut ialah salah...

Wakapolda Kaltim: Tangkap 7 Pelaku dan Amankan 6 Kg Sabu

Kabarmetro.id, BALIKPAPAN – Konferensi pers yang digelar Direktorat Narkoba Polda Kaltim tentang pengungkapan peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, Selasa (26/1). Wakapolda Kaltim Brigjen Pol...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here