Pungli SMPN 1 Ciseeng, Komite Sekolah; Sudah Jelas Izin Kepala Sekolah

Bogor, kabarmetro.id – Lagi-lagi dunia Pendidikan di kabupaten Bogor berulah, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Ciseeng Desa Putatnutug Kecamatan Ciseeng digegerkan dengan adanya Pungutan Liar (Pungli) kepada anak didiknya sendiri sebesar Rp 50.000 setiap bulan yang meresahkan orang tua murid.

Beberapa kali kabarmetro mendatangi SMPN 1 Ciseeng, Mulyana.Kepsek SMPN 1 Ciseeng selalu tidak bersedia ditemui dengan alasan ada tamu, salah seorang stafnya yang mengaku sebagai Humas di SMPN 1 Ciseeng M.Yusuf.mengatakan “silakan pak bertanya kepada saya, apa saja yang berhubungan ke sekolah ini, sebab semua kegiatan disekolah ini ada laporannya di saya” ucapnya.

Saat ditanya berapa jumlah murid di SMPN 1 Ciseeng dan izin dari mana juga perintah dari siapa kepsek .melakukan pungutan kepada murid setiap bulan Rp.50.000,- apakah ini diketahui kepala Dinas Pendidikan kabupaten Bogor

BACA JUGA:  Neta Pane: Kasus Joko Tjandra Ada Gratifikasi Uang, Gratifikasi Asmara dan Gratifikasi Seks

“Jumlah murid disini 900 orang, soal sumbangan Rp. 50.000,- setiap bulan itu memang ada pak, uangnya digunakan untuk biaya latihan anak anak” kata Yusuf

Tambahnya “Masalah itu perintah kadisdik atau bukan, itu saya tidak tahu dan diketahui kepala dinas atau tidak saya juga tidak tahu” ujar Yusuf.

Saat ditanya, pungutan ini sudah berjalan bertahun tahun, Yusuf tidak menyadari sebagai Humas bahwa pungutan yang dilakukan Kepsek SMPN 1 Ciseeng itu menyalahi aturan yg jumlahnya cukup fantastis 900 x Rp. 50.000,- per bulan.

BACA JUGA:  Operasi Pencuri Baterai Tower Jaringan Seluler Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Majalengka

“kalau itu saya tidak bisa komentar silakan aja ke komite sekolah” ketus Humas SMPN 1 Ciseeng

Dikonfirmasi baru-baru ini Tatang Suton komite sekolah SMPN 1 Ciseeng yang juga mengaku mantan kepala sekolah mengatakan “semuanya sudah beres kepsek tidak perlu ditemui bapak sibuk disini semua saya yg beresin nggak usah macam macam disini ujarnya” tegas Tatang

Kabarmetro bertanya beres bagaimana “semua wartawan LSM yang menanyakan pungutan itu ada dari Tangerang, Tangsel semua dah beres sama saya nggak usah macam-macam dah saya ini orang seberang siapa saja saya hadapi, saya orang tanjung karang” ketus Tatang Sutton

BACA JUGA:  Polresta Palangka Raya Limpahkan Kasus Curat Setelah P 21 Ke Kejaksaan

“sudah jelas ada izin kepsek kalau bapak mau tulis silakan tulis besar besar semua wartawan sudah kesini kenapa ini mencuat lagi saya sudah atur semua LSM dan wartawan” tegas komite SMPN 1 Ciseeng

Ketika diminta tanggapan pada (28/08) F.Notoyudo kepala Divisi Investigasi LSM Garda P3ER seusai Sholat Jumat di mesjid Pemda Bogor mengatakan “info ini memang sudah lama kami terima laporan dari warga dan ini sudah lama berjalan, sudah keterlaluan, akan segera kami laporkan ke Pihak Berwajib, jelas-jelas ada pembiaran oleh Dinas Pendidkan Kabupaten Bogor” tegasnya (Jelino)

 384 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *