Pahrur Dalimunthe S.H : Profesi lawyer dan Suit Maker itu Mirip.

Jakarta, kabarmetro.id -Pengacara Pahrur Dalimunthe SH yang sudah lama dikenal berkat kasus-kasus besar yang ditanganinya baik Litigasi maupun Non litigasi di berbagai daerah Indonesia mengatakan ada kesamaaan profesi yang digelutinya yakni Pengacara dengan Suit Maker/Tailor atau yang lebih dikenal sebagai penjahit jas.

Hal itu disampaikan Pahrur berkat hobbynya selama ini berkunjung ke Tailor/Tukang Jahit untuk membuat dan mengoleksi puluhan jas-jas bespoke branded untuk menunjang profesinya.

BACA JUGA:  Berladang Amal Ibadah di Atas Pandemi Virus Corona

Menurut advokat yang juga lulusan universitas ternama di indonesia ini saat di wawancarai wartawan wartadki.com di kantorny di kawasan Harmoni jakarta pusat.

“Suit maker harus jahit jas ke setiap pelanggan agar fit ke badan pelanggan, dan setiap model dan bentuk jas yang dijahit hanya akan cocok pada pelanggan yang memesan.

BACA JUGA:  " Kita Bisa " Dari Pangkalan Bun

Begitu juga lawyer, setiap kasus itu unik dan berbeda, sehingga lawyer dituntut untuk menemukan metode penyelesaian kasus paling cocok dan terbaik untuk kepentingan klien.

Lanjut Pahrur Jadi ga bisa Jas si A cocok dan fit ke badan si B, begitu juga kasus si A walaupun masalahnya sama, pendekatan dan penyelesainnya ga akan bisa dipake persis untuk si B.

BACA JUGA:  Tiga Pimpinan Dewan Kendarai Mobil Dinas Baru Dituduh Menciderai Perasaan Masyarakat

Kedua profesi ini membutuhkan seni dan ketelitian agar cocok dan sesuai dengan kepentingan/keperluan Klien/pelanggan pungkasnya.

Lebih lanjut Pahrur berpesan agar para advokat khususnya advokat muda harus lebih kreatif dan belajar filosopi cara kerja tukang jahit jas dalam menjalankan profesi advokat. Harus detil, teliti, kreatif dalam membela klien tegasnya.
(Hasibuan)

 137,266 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *