Judul Berita di Jadikan Status Whatsapp

Pelaku Tenaga Honorer Dapat Dijerat UU ITE  – Pidana Menanti

Sanggau, kabarmetro.id – Hasil karya liputan berita dari media online Seputarkapuas.com  18 Agustus 2020 dengan judul “Perbub Wajib Masker Segera terbit,PH : Warga Sanggau Wajib Mengunakan Masker “.

 

Di duga oknum pegawai honorer yang bekerja dibagian bidang protokol dokumentasi dan komunikasi pimpinan di Pemkab Sanggau berinisial “Ch” telah me Screenshoot judul berita, untuk di jadikan status aplikasi WhatsApp dengan menambahkan komentar ” wartawan Abal Abal.”

Men Justice Wartawan Abal Abal pasal 310 – 311 KHUP menanti

Kepada kabarmetro.id, pimpinan Media Seputarkapuas.com Suhardi, tenaga honorer turut mengomentari bahwa Judulnya wajib masker namun foto Bupati Sanggau tidak mengunakan masker.

BACA JUGA:  Operasi Pencuri Baterai Tower Jaringan Seluler Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Majalengka

“Judulnya wajib masker lalu fotonya tak bermasker makanya dia murka,lalu bilang abal-abal” Tutur Suhardi kepada tim Via WhatsApp, pada Kamis (20/8/2020).

Menurut Suhardi untuk mengomentari berita itu sah sah saja namun tidak harus menyebutkan dan menjust seseorang sebagai wartawan Abal Abal.

“Ya tidak sepantasnya rasaya menyebutkan kita sebagai media Abal-Abal Sedangkan kita juga terdaftar sebagai Konstituenya Dewan Pers yang tergabung di Organisasi SMSI dan Saya Juga sebagai Ketua Organisasi Wartawan Lokal Kabupaten Sanggau yang berbadan Hukum” Jelasnya.

BACA JUGA:  Pernyataan Sikap MUI Bekasi Setelah Melakukan Audensi

Di tempat terpisah, Ketua persedium Forum Wartawan dan LSM Kalbar Yayat Darmawi SE,SH,MH menanggapi status WhatsApp yang dibuat oleh oknum tenaga honorer tersebut tidak seharusnya dilakukan

“Hal tersebut juga tidaklah benar karena bukan pada kapasitasnya,semestinya kalupun ada ketidak sesuaian antara foto dan berita yang di publis Kabag Humas nyalah atau pimpinan diatasnya yang mengingatkan atau memberikan teguran kepada wartawan yang telah mempublis berita tersebut degan elegan dan santun bukan Oknum tenaga honorernya” Kata Yayat.

Perlu dilakukan investigasi di lingkungan Pemda atas ketaatan menggunakan masker

Lebih lanjut Yayat Darmawi SE,SH,MH Pihaknya akan melakukan upaya Hukum dengan melaporkan masalah tersebut kepada pihak kepolisian,dengan maksud menjadi pembelajaran dan tidak memperlakukan Wartawan dengan melecehkan Tampa etika apalagi sampai di jadikan Status di WhatsApp.

BACA JUGA:  Polresta Palangka Raya Limpahkan Kasus Curat Setelah P 21 Ke Kejaksaan

“Ini akan tetap kita tempuh dengan jalur hukum dan akan kita laporkan ke Pihak Berwajib, karna ini sudah melecehkan Wartawan serta mencemarkan nama baik dan menyebarkan kebencian” Ujar Yayat.

Terkait Hal tersebut apa bila di bawakan keranah hukum,maka pencemaran Nama Baik Media Maupun Wartawanya,Serta Pelecehan terhadap Profesi Wartawan dan Pasal Berlapis lainya yaitu UU-ITE yang menanti.[] Tim

 159 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *