Tundra : Pemerintah Bisa Meraup Rp 5,6 T Dengan Mengeluarkan Uang Baru Pecahan Rp 75 Ribu Dalam Bentuk Suvenir

Jakarta, kabarmetro.id – Pecahan uang baru Rp 75 ribu secara resmi dikeluarkan oleh pemerintah. Uang tersebut dikeluarkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75.

Uang rupiah khusus untuk peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia, nantinya akan dicetak sebanyak 75 juta lembar.

Namun, peluncuran uang bergambar Soekarno – Hatta bukan untuk digunakan sebagai alat tukar, alias tak bisa dibelanjakan.

BACA JUGA:  Susi Pudjiastuti Buka Loker Bagi Lulusan SMA/SMK, Tertarik? Simak Persyaratan dan Cara Melamarnya

Pengamat Sosial, Tundra Meliala, saat ditemui pewarta di kantor kebon sirih, Jakarta Pusat, menilai kalau memang dikeluarkan uang baru tersebut tidak bisa digunakan sebagai alat transaksi layaknya seperti suvenir atau cenderamata HUT RI bagi rakyat Indonesia.

“Hebat juga pemerintah,” sambung Tundra, Selasa (18/8).

Uang baru yang akan dicetak 75 juta lembar itu dinilai akan menjadi dana segar yang didapat negara dari rakyat.

BACA JUGA:  Momentum Hari Tani Nasional Panen Raya di Tengah Pandemi Purwakarta Pastikan Penuhi Kebutuhan Pangan

“Sama juga ngumpulin uang cash sebesar Rp 75 ribu di kali 75 juta lembar. Dari suvenir ini diharapkan akan terkumpul dana segar dari rakyat sebesar sekitar Rp 5,6 triliun,” tambahnya.

Alih – alih akan menjadi usaha atau bisnis baru pemerintah buat masukkan kas negara.

Bukan dipaksakan, ini kan yang mau saja rakyat membelinya, tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, uang khusus yang diterbitkan ini bukanlah uang baru yang beredar bebas di masyarakat atau digunakan untuk pelaksanaan kegiatan ekonomi.

BACA JUGA:  Surplus 1346 MW, PLN Siap Dukung Pertumbuhan Investasi Sumatera Utara

“Uang ini khusus untuk peringatan peristiwa, yakni dalam rangka memperingati HUT RI ke-75,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Senin (17/8).

Semoga saja ada solusi yang terbaik dari pemerintah untuk rakyat dan bangsa dalam menghadapi situasi sulit saat ini, mengakhiri pembicaraan. []Red

 15,173 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *