Pemkab Humbahas Jangan Setengah Hati Gunakan UU Lalin pada PKL

Humbahas. kabarmetro.id – Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) diminta tidak setengah hati dalam memberikan keputusan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak boleh berjualan karena memakan bahu jalan.seperti PKL di Jalan Maduma I Kelurahaan Pasar Dolok Sanggul, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas yang dinilai melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) diminta tidak setengah hati dalam memberikan keputusan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak boleh berjualan karena memakan bahu jalan.

BACA JUGA:  Penyerangan Warga Oleh Ormas Semakin Meresahkan

Tofan Ginting, salah satu pengamat hukum mengatakan, Pemkab Humbahas yang merelokasi pedagang dikarenakan memakan bahu jalan dinilai setengah hati, walaupun di UU sudah dijelaskan terkait pemakaian jalan.Menurut Tofan, berdasarkan ketentuan UU Nomor 20 Tahun 2009, pemakaian jalan jelas diatur kepada penggunannya.
“Aturannya sudah jelas, jadi pemerintah jangan setengah hati membuat keputusannya jalan itu untuk siapa,” ujar alumni Universitas Simalungun (USI) ini saat dihubungi, Rabu (Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan.

BACA JUGA:  AKBP Bambang Yudho Martono S.IK Msi Siap Ciptakan Wilayah Bersih Dari Narkoba

Dalam ketentuan itu, pidananya dipertegas selama 18 bulan penjara atau denda sebesar Rp 1,5 miliar, bagi setiap orang uang sengaja melakukan  kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan dan trotoar.“Jadi disimpulkan, dari 2 peraturan itu bahwa tindakan PKL berjualan di jalan dan trotoar merupakan perbuatan yang melanggar hukum. Jadi pemerintah harus bisa mensterilkan semua pedagang, tidak harus setengah-tengah,” tegas Tofa.

BACA JUGA:  Dengan Anggaran Rp 25.225.000.000, Pekerja Kenakan Sendal Jepit

Dirinya berharap, agar Pemkab Humbahas mengkaji ulang kembali melakukan relokasi pedagang.
“Jadi jangan sampai pemerintah digugat oleh pengguna jalan kaki, seperti kasus di Jakarta,” ucapnya mengakhiri. [] Bantu Simanjuntak

 10,151 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *